Monday, 27-09-2021
Olimpiade Tokyo

Windy Cantika Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo

Tokyo (BBN INDONESIA) – Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah mengaku tak menyangka bisa meraih medali dalam debutnya di ajang Olimpiade di Tokyo, Sabtu (24/7/2021).

Pada usianya yang relatif muda, yakni 19 tahun, Windy mampu menyumbangkan medali perunggu di kelas 49kg putri. Sebagai atlet debutan, lifter asal Jawa Barat itu pun mengaku tak berharap banyak saat berlaga di Tokyo. PB PABSI juga sejak awal tidak mematok target muluk-muluk kepada Windy.

“Alhamdulillah, senang sekali karena pada umur 19 tahun sudah bisa ikut Olimpiade dan menyumbangkan medali,” ujar Windy dalam jumpa pers virtual dilansir Antara di Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

Lifter putri berusia 19 tahun itu merebut medali perunggu setelah mencatatkan total angkatan seberat 194 kg.

Windy Cantika Aisah sempat tampil meragukan di mana dua dari tiga angkatan snatch-nya gagal.

Windy Cantika Aisah berhasil menyapu bersih tiga kesempatan dan mencatatkan angkatan seberat 110 kg.

Adapun medali emas Olimpiade Tokyo 2020 angkat besi kelas 49kg putri berhasil diraih oleh Hou Zhihui dari China.

Hou Zhihui berhasil mencatatkan total angkatan seberat 210 kg dari Snatch serta clean and jerk.

Catatan yang diraih oleh Hou Zhihui tersebut menjadi rekor Olimpiade.

Adapun medali perak berhasil diraih oleh Mirabai Chanu Saikhom dari India.

“Ini menjadi kejutan apalagi ini Olimpade pertama saya. Saya tidak menyangka bisa dapat medali. Dari awal merintis karier sebagai lifter sudah diberi tahu soal ke depannya. Jadi saya mengalir saja,” sambung Windy.

Windy Cantika sebetulnya sudah diprediksi bisa meraih medali di Olimpiade Tokyo oleh pelatih berdasarkan hasil yang ditorehkan dalam dua turnamen kualifikasi, April dan Mei lalu.

Namun ketika turun ke arena pertandingan Olimpiade, Windy justru harus memulai laga kurang optimal karena dia dua kali gagal melakukan angkatan snatch. Diakui Windy, kegagalan itu akibat kurangnya waktu pemanasan.

“Untuk tadi di angkatan snatch itu waktunya pemanasannya sedikit, saya kira pemanasannya lama ternyata sebentar. Jadi saya agak ngos-ngosan,” tuturnya.

Presiden Joko Widodo juga mengucapkan selamat kepada atlet angkat besi putri Indonesia Windy Cantika Aisah yang meraih medali pertama bagi tim Merah Putih di Olimpiade Tokyo. “Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat,” kata Presiden Jokowi melalui akun Instagram @jokowi yang diunggah pada Sabtu (24/7/2021, 17:10 WIB).

Beruntung, kegagalan itu langsung dibayar tunai saat Windy berhasil melewati tiga percobaan angkatan clean and jerk.

Menurut pelatih kepala angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja, keberhasilan anak asuhnya saat berhasil melakukan angkatan clean and jerk cukup mengejutkan.

“Kekurangan Windy berdasarkan evaluasi pelatih adalah dia masih lemah di clean and jerk. Tapi ternyata kemampuan dia sudah meningkat berkat kedisiplinan dia selama latihan,” pungkas Dirdja. (BBN/011/Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button