Hukum

Wali Kota Banjarmasin sebut denda tak pakai masker belum diterapkan

Banjarmasin (BBN INDONESIA) – Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina menegaskan bahwa sanksi denda bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, khususnya tidak pakai masker di tempat umum, belum diterapkan.

Pasalnya, kata Ibnu Sina, di Balai Kota Banjarmasin, Kamis, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 baru diterima Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Draf Perwali terkait ini sebenarnya sudah lama kita godok, kita nunggu inpres ini, ternyata dalam inpres ini ada delapan perintah yang diserahkan kepada pemerintah daerah, di antaranya soal denda, tetapi penjelasannya hanya denda administratif,” katanya pula.

Memang, kata Ibnu Sina, pihaknya sempat ingin mengenakan denda sebesar Rp250 ribu bagi pelanggar disiplin protokol kesehatan, tidak memakai masker di tempat umum, namun karena inpres keluar dengan tidak adanya ketentuan pasti atau batasan yang pasti, maka perlu dikaji lagi.

“Saya minta bagian hukum mengkaji lagi terkait nominal denda itu, bolehnya nominalnya sampai di mana kalau denda administratif itu,” katanya pula.

Namun, menurutnya, pemuatan denda bagi pelanggar disiplin protokol kesehatan tersebut sudah nyata diperintahkan dalam inpres itu, sehingga arahnya sudah benar untuk melaksanakan kebijakan tegas demi penanganan COVID-19.

“Secepatnya akan kita putuskan, karena pihak aparat juga menanyakan itu,” ujarnya pula.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close