Politik

Wakil Ketua MPR apresiasi kehadiran tokoh dalam acara Bulan Bung Karno

Jakarta (BBN INDONESIA) – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Sekretaris Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Ahmad Basarah mengapresiasi kehadiran para tokoh nasional dalam acara peringatan “Bulan Bung Karno” sekaligus memperingati tujuh tahun wafatnya Ketua MPR RI periode 2009-2013 Dr (HC) Taufiq Kiemas, pada Senin (8/6) malam.

Dia menilai kehadiran para tokoh nasional baik secara fisik maupun virtual adalah sebuah penghormatan untuk Bung Karno dan Taufiq Kiemas.

“Acara ini diselenggarakan keluarga besar Megawati Soekarnoputri yang dilaksanakan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan dibantu Pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR/MPR RI dan PP Bamusi. Kehadiran sejumlah tokoh nasional dalam acara ini adalah penghormatan buat kami,” kata Ahmad Basarah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Hal itu dikatakan Ahmad Basarah saat memberikan sambutan dalam acara peringatan “Bulan Bung Karno” sekaligus memperingati tujuh tahun wafatnya Ketua MPR RI periode 2009-2013 Taufiq Kiemas, Senin (8/6) malam.

Menurut dia, dengan banyaknya perhatian dari tokoh-tokoh dari berbagai kalangan yang hadir, baik ketika ziarah maupun tahlil dan yasinan, membuktikan Taufiq Kiemas sebagai tokoh yang banyak dihormati dan meninggalkan “legacy” yang baik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia mengatakan, PP Bamusi sebagai panitia penyelenggara acara “Bulan Bung Karno” dan peringatan tujuh tahun wafatnya Taufiq Kiemas, benar-benar dikemas sebagai acara penuh nuansa kebangsaan dan keagamaan yang merangkul semua pihak dan golongan.

Acara tahlil dipimpin oleh Ketua PBNU KH Dr Marsudi Syuhud yang hadir secara fisik, sementara ceramah kebangsaan disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir yang hadir secara virtual.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang hadir secara fisik di kantor PP Bamusi saat memberi sambutan menyampaikan bahwa almarhum Taufik Kiemas adalah tokoh yang pantas mendapatkan penghargaan “Bapak Empat Pilar MPR RI” untuk kepentingan bangsa Indonesia dalam merawat ingatan sejarah kolektif bangsa.

Menurut dia, sejarah harus mencatat bahwa ide dan gagasan Empat Pilar MPR RI itu dicetuskan Ketua MPR RI periode 2009-2014, yakni almarhum Taufik Kiemas.

“Gagasan kebangsaan almarhum yang dibungkus dalam Empat Pilar MPR RI harus terus-menerus kita sosialisasikan karena gagasan ini merupakan senjata pamungkas bangsa Indonesia untuk tetap berdiri tegak dan berdaulat,” ujarnya.

Bamsoet hadir di PP Bamusi bersama beberapa pimpinan MPR RI, antara lain Zulkifli Hasan, Arsul Sani, dan Jazilul Fawaid.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku terharu atas perhatian dan doa tulus para tokoh yang hadir untuk mengenang perjuangan Bung Karno dan Taufiq Kiemas semasa mereka hidup.

“Atas nama keluarga besar Bung Karno dan ayahanda kami almarhum Pak Taufiq Kiemas, kami berterima kasih atas doa-doa tulus yang dibacakan untuk keluarga besar kami,” kata Puan dalam sambutan yang disampaikannya secara virtual.

Ia berharap semangat kebangsaan yang mereka perjuangkan semasa hidup terus menginspirasi Indonesia karena acara tersebut disiarkan langsung dan ditonton masyarakat hingga pelosok daerah.

Menurut Puan, apa yang telah dilakukan proklamator Bung Karno dan ayahandanya almarhum Taufiq Kiemas hendaknya menjadi teladan buat seluruh anak bangsa. Bulan Bung Karno, kata Puan, hendaknya dijadikan momentum untuk mengenang dan meresapi kembali ajaran Proklamator Republik Indonesia itu.

“Seluruh anak bangsa dan khususnya para kader partai di semua daerah hendaknya menjadikan peringatan Bulan Bung Karno dan acara mengenang tujuh tahun wafatnya ayahanda kami ini sebagai momentum untuk meresapi ajaran mereka tentang kebangsaan,” ujarnya.

Sejumlah tokoh nasional berkumpul dalam acara “Bulan Bung Karno” sekaligus memperingati tujuh tahun wafat Ketua MPR RI periode 2009-2013 Taufiq Kiemas, Senin (8/6) malam.

Mereka berkumpul di kantor PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) baik secara fisik maupun virtual untuk bersama-sama membaca Surat Yaasin, tahlil, dan mendengarkan ceramah kebangsaan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nasir, yang disampaikan secara virtual lewat siaran langsung Bamusi TV dan NU Channel.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close