Bisnis

Tingkatkan konektivitas, Kemenhub garap sejumlah proyek darat

Jakarta (BBN INDONESIA) – Kementerian Perhubungan menggarap sejumlah proyek strategis sektor transportasi darat untuk meningkatkan konektivitas, menggerakkan roda perekonomian, sekaligus untuk merajut keberagaman masyarakat Indonesia.

“Sektor transportasi darat, seperti transportasi jalan, perkotaan, angkutan sungai, danau dan penyeberangan (asdp) memiliki peran yang vital dalam menyatukan keberagaman nusantara,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menjadi pembicara kunci pada Webinar Transportasi Untuk Merajut Keberagaman Episode 3 : Moda Transportasi Darat, di Jakarta, Rabu.

Menhub mengatakan kehadiran negara untuk memfasilitasi perpindahan orang dan barang dengan moda transportasi khususnya transportasi darat, dilakukan semaksimal mungkin terlebih dalam kondisi pandemi COVID-19 yang dihadapi dalam enam bulan terakhir.

Dia menyebutkan sejumlah proyek strategis di sektor transportasi tengah dan akan dikerjakan Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat, yakni subsidi angkutan perkotaan di lima kota (Palembang, Solo, Yogyakarta, Medan, dan Denpasar); Revitalisasi beberapa terminal tipe A di 15 lokasi seperti Terminal Harjamukti Cirebon dan Terminal Tirtonadi Surakarta; Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Terminal Penumpang Tipe A Sukabumi; Kegiatan BLUe (Bukti Lulus Uji Elektronik); Dukungan transportasi darat di KSPN Wakatobi, Morotai, dan Likupang.

Kemudian pembangunan 12 pelabuhan di Sumatera Utara, khususnya sekitar Danau Toba seperti di Ajibata, Ambarita, Simanindo, dan Tigaras; pembangunan terminal barang internasional di 6 lokasi di Provinsi Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Juga pembangunan sejumlah sarana transportasi darat seperti kapal penyeberangan sebanyak 9 unit, bus air 4 unit, dan bus sekolah sebanyak 280 unit.

Budi berharap proyek strategis tersebut dapat berjalan sesuai rencana untuk menggerakkan roda perekonomian Indonesia dan mempercepat pemulihan Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19.

“Seperti yang sudah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia saat pidato Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR/DPR pada tanggal 14 Agustus lalu yaitu bahwa dalam situasi krisis akibat pandemi ini, justru kita harus terus bergerak membuat terobosan untuk menciptakan lompatan kemajuan. Di sektor transportasi darat, sejumlah proyek strategis tadi adalah terobosan-terobosan yang dilakukan,” jelas Menhub.

Untuk itu, ia mengajak semua insan perhubungan maupun masyarakat, untuk terus berkarya di tengah kondisi pandemi ini dan tetap memiliki semangat untuk berkolaborasi dan bekerjasama untuk menciptakan kesatuan bagi Republik Indonesia.

Dalam kesempatan sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarvest) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sejumlah langkah dilakukan pemerintah untuk mendorong peningkatan sektor transportasi darat, di antaranya: mendorong kendaraan berbasis baterai/listrik yang diharapkan mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil dan mengurangi dampak buruk lingkungan.

Kemudian, meningkatkan peran angkutan penyeberangan yang memiliki peran vital untuk menghubungkan antarwilayah di Indonesia yang terpisah antara pulau dan lautan, dengan menyediakan 121 lintasan, 35 pelabuhan dan 151 kapal yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong transportasi online untuk mengembangkan e-dagang yang mengalami peningkatan signifikan.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, e-dagang meningkat 78 persen dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Total usaha ini mencapai 26,2 juta unit.

Selama 2018, nilai transaksi sebanyak Rp17, 21 triliun, dengan jumlah 24 juta lebih transaksi. Dari angka tersebut terdapat 19,66 persen yang menggunakan jasa kurir online berbasis aplikasi (ojek online).

“Transportasi darat memegang peranan penting guna pengembangan konektivitas nasional dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional. Sektor ini akan menberikan multiplier effect ke berbagai sektor yang pada akhirnya akan membangkitkan perekonomian nasional,” ujar Menko Luhut.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close