Monday, 27-09-2021
Bali

Bangkitkan Ekonomi, Panji-Budi Bangun Pasar Induk dan Market Place

Panji-Budi saat tatap muka dan menyerap aspirasi masyarakat Desa Tibubiu, Kec. Kerambitan, Tabanan, Jumat (30/10/2020) malam.

Tabanan (BBN INDONESIA) – Dalam agrobisnis di Indonesia keberadaan pasar induk pada dasarnya memiliki fungsi penting dan bahkan berpengaruh besar. Apalagi di Kabupaten Tabanan dengan urusan bongkar muat barang produk pertaniannya seperti sayur-mayur dan buah-buahannya yang melimpah. Untuk pemasarannya agar lebih mengglobal bisa dibantu melalui virtual market place. Demikian disampaikan Calon Bupati Tabanan nomor urut 2, AA Ngurah Panji Astika didampingi wakilnya Dewa Nyoman Budiasa ketika bertatap muka dan mendengar aspirasi masyarakat di rumah Ketua Tim Pilkada Serentak tahun 2020 DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara di Br. Tegal Temu, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Tabanan Jumat (30/10/2020).

Tatap muka Panji-Budi dengan masyarakat di Desa Tibubiu, Ke. Kerambitan

Suamba Negara saat memberikan sambutan menegaskan dirinya bersama partai Golkar di tingkat provinsi Bali sudah menaksir Paket Panji-Budi ini sejak awal sebelum rekomendasi turun dari DPP.

“Mereka adalah profesional pada bidangnya. Pekerja keras sebagai pengusaha yang telah memiliki pengalaman luas dan jaringan hingga mancanegara. Terlihat sekali sudah siap secara mental dan material dan tak usah diragukan lagi untuk memimpin Tabanan menjadi lebih baik, maju dan sejahtera. Kami di Golkar all out memenangkan Panji-Budi di Tabanan. Ngiring salinang bajune (ganti bajunya, red) dari sekarang dengan yang baru,” tandas Suamba Negara yang juga Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali ini disambut yel-yel kemenangan Panji-Budi dari masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Selanjutnya Cabup Tabanan AA Ngurah Panji Astika menyampaikan vis-misinya di depan warga yang nampak antusias mendengarkannya. Ia mengawali dengan melihat potensi dan permasalahan yang ada di Tabanan salah satunya mengenai belum adanya pasar induk yang strategis. Kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat dan sesuai dengan perkembangan zaman yang kian modern, pasar induk sudah menjadi kebutuhan yang harus segera direalisasikan.

“Pasar Induk nanti kita bangun di tiap-tiap kecamatan dan di perbatasan dengan kabupaten lain yang lokasinya strategis seperti di dekat Canggu atau di dekat Mengwi. Dengan adanya pasar induk maka semuanya akan tertampung dengan baik di sana. Sebenarnya fungsi pasar induk bagi petani penting sekali, apalagi memiliki pengaruh besar bagi agrobisnis di Indonesia. Selain itu dijadikan sebagai sarana distribusi logistik terbaik yang sudah dikemas dengan baik pula tentu dengan demikian agribisnis akan lebih berkembang,” ulas Ngurah Panji yang juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tabanan itu.

Tatap muka Panji-Budi dengan masyarakat di Petiga, Kec. Marga.

Selain pasar induk Panji-Budi juga akan meningkatkan mata rantai penjualan produk pertanian dalam virtual market place.
“Semua produk mulai dari beras, hasil perkebunan, perikanan diperjualbelikan secara online atau daring. Kuantitas, kualitas dan kemasannya dibuat menarik dengan harga yang disesuaikan. Yang memesan atau belanja bukan hanya dari Tabanan tapi seluruh Bali hingga buyer dari luar negeri. Jika supply and demand berjalan dengan seimbang, kesejahteraan petani semakin meningkat,” ungkap Cabup yang berlatarbelakang pengusaha ini didampingi istrinya AA Sagung Mas Dewi Rahmayani.

Warga yang hadir dalam acara tersebut juga mengeluhkan sulitnya air untuk mengairi sawah walaupun pemerintah sudah membangun embung (bendungan, red) Telaga Tunjung. “Ke depan saya akan evaluasi sistem tata kelola air di bendungan Telaga Tunjung dan mencari tahu dimana masalahnya. Padahal kita memiliki 3 danau, Beratan dan Buyan, satu lagi Tamblingan walaupun secara administratif masuk Buleleng namun airnya mengalir ke Tabanan. Kita juga memiliki sumber daya air yang melimpah dari 26 sungai tapi hasil panennya kalah dengan Jembrana yang pertahunnya 450 ribu ton sementara kita yang dibilang ‘lumbung padinya Bali’ cuman 350 ribu ton,” urai Ngurah Panji yang menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Produsen Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPALINDO) Pusat ini.

Tatap muka Panji-Budi di Br. Sambian Pengayehan, Desa Timpag.

Sementara itu menjawab pertanyaan warga terkait merebaknya hama, dan kelangkaan pupuk kimia, Calon Wakil Bupati Tabanan Dewa Nyoman Budiasa memberikan solusi dengan memanfaatkan pupuk organik.
“Mengenai hama wereng pada padi kita usahakan kurangi cara pemberantasannya dengan pestisida karena beracun dan memiliki efek samping jangka panjang. Dengan pupuk organik sarwapani (mahluk hidup, red) yang ada di sawahpun tak semuanya mati, seperti siput, belut, kodok dan capung. Oleh karena itu, saat ini banyak petani yang mulai beralih ke cara-cara yang lebih alami dan ramah lingkungan. Salah satunya dengan bawang putih. Bawang putih sebagai pengusir hama bekerja melalui baunya yang menyengat sehingga membuat serangga menjauh,” kata Dewa Budi yang juga Sekjen Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Pusat.

Warga Timpag, I Gusti Putu Wijaya menyampaikan keluhan dan aspirasinya kepada Panji-Budi.

Mengenai hama tikus dapat ditangani dengan memelihara burung hantu (tyto alba) yang merupakan predator alami tikus sawah. “Untuk pupuk kita kurangi menggunakan yang kimiawi tapi ganti dengan yang organik dari kotoran sapi dengan sistem fermentasi. Nanti kalau kami terpilih memimpin Tabanan setiap kelompok tani akan kita bantu beternak sapi. Urine atau air kencing sapi selain bermanfaat untuk mengusir hama tanaman juga sebagai bahan pupuk cair,” pungkas Dewa Budi didampingi istrinya Kadek Ary Sri Wahyuni.

Sebelumnya Paket Panji-Budi (PADI) yang dikenal dengan jargon Perubahan Tabanan ini telah bertatap muka dengan masyarakat Petiga Marga, mohon doa restu Ida Sulinggih di Griya Agung Timpag, masimakrama dengan masyarakat di Br. Sambian Pengayehan Desa Timpag dan Br. Penarukan Kelod, Kecamatan Kerambitan Tabanan. Hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Pemenangan Panji Budi Kabupaten Tabanan Made Asta Dharma, Ketua Pemenangan Kecamatan Marga Ida Bagus Widi Adnyana, Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Kerambitan Dharma Wiarsa, Ketua Tim Relawan Panji Budi Kabupaten Tabanan AA Ngurah Gede Puja Utama, Tim Pemenangan Panji-Budi Kecamatan Kediri I Made Wijaya Kusuma, Ketua Tim Relawan Kecamatan Kerambitan AA Ngurah Indra Bangsawan, tokoh Puri Kerambitan AA Ngurah Raka Budhiyasa, mantan anggota DPRD Tabanan Putu Pidada dan Wayan Suardiana dan tokoh partai koalisi lainnya.

Tatap muka Panji-Budi dengan masyarakat Desa Penarukan Kecamatan Kerambitan.

Dalam perhelatan Pilkada Tabanan 9 Desember mendatang, Panji-Budi mengusung visi Ngardi Loka Hita Tabanan yang bermakna mewujudkan daerah dan masyarakat Tabanan yang bahagia, harmonis dan sejahtera berlandaskan konsep Tri Hita Karana.

Misi paslon yang diusung partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Tabanan Maju (Golkar, NasDem, Demokrat, Hanura dan PPP) ini diejawantahkan menjadi 15 Program Unggulan Panji-Budi melalui Tatanan Baru menuju Tabanan Maju sbb:

15 PROGRAM UNGGULAN PANJI-BUDI PASLON NOMOR URUT 2

1. PEMERINTAHAN BERSIH DAN TRANSPARAN
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang anti dan bebas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dengan menerapkan sistem e-Government, e-Planning, e-Budgeting, e-Ticketing ,dll. Dan juga menyediakan (membuka) layanan sistem pengaduan online yang terintegrasi di semua lini/departemen yang ada dalam pemerintahan Tabanan.

2. KARTU TABANAN SEHAT
Menyiapkan 50.000 kartu Tabanan sehat di tahun pertama untuk menjamin kesehatan masyarakat Tabanan yang tidak tercover BPJS. Jaminan kesehatan para Sulinggih Pemangku Kahyangan Tiga, Kahyangan Jagad dan Sad Kahyangan.

3. MENUNTASKAN INFRASTRUKTUR
Khususnya jalan jalan yang rusak diperbaiki,dan semua akses penghubung yang belum tersentuh sama sekali, dengan estimasi waktu minimal 4 tahun dengan memprioritaskan jalan jalan di pedesaan sebagai sarana penghubung distribusi hasil pertanian sehingga lebih efektif dan efisien baik dari segi waktu dan biaya.

4. PERTANIAN TERINTEGRASI
Memperbaiki infrastruktur Subak dan sistem pengairan, mengaktifkan kembali asuransi pertanian, membangun industri pasca panen, pasar induk pertanian, memproteksi dan menjamin harga pokok pertanian dan membuat badan sertifikasi produk organik pertanian Tabanan.

5. PENDIDIKAN
Meniadakan biaya-biaya yang tidak perlu dan tidak jelas arah guna dan peruntukannya, biaya biaya di luar dana BOS, seperti sumbangan Komite Sekolah), mencantumkan muatan lokal dalam kurikulum pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMA.

6. JARINGAN INVESTASI
Membangun sistem networking investasi industri pasca panen, serta bisnis pertanian untuk membuka sebanyak banyaknya lapangan kerja bagi generasi muda Tabanan. Memberikan stimulus dan pelatihan serta pendampingan UMKM guna meningkatkan daya saing pengusaha pemula.

7. LAPANGAN KERJA
Mempermudah pengiriman tenaga kerja ke Luar Negeri melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan pengguna tenaga kerja.

8. MARKET PLACE
Menyediakan Pasar Digital atau e-Market Place untuk menopang UMKM dan industri kreatif di Tabanan.

9. FASILITAS PARIWISATA
Membangun destinasi wisata baru berbasis budaya dan pertanian serta mengembangkan fasilitas penunjang wisata di kawasan pariwisata Tabanan.

10. PENGUATAN DESA ADAT
Meningkatkan dan memperluas kapasitas kelembagaan untuk mengakses sumber sumber ekonomi pembangunan.

11. MENATA KAWASAN PERKOTAAN TABANAN
Mengembangkan kawasan perkotaan Tabanan yang modern dan memiliki identitas yang berwawasan budaya.

12. PENGOLAHAN SAMPAH
Membuat sistem pengolahan sampah Tabanan berbasis teknologi ramah lingkungan.

13. SIMAKRAMA BERKALA
Mengadakan simakrama mingguan dan bulanan untuk merespon aspirasi masyarakat Tabanan.

14. PENATAAN CATUS PATA KEDIRI
Mengembalikan patung WISNU MURTI di Catus Pata Kediri serta menempatkan patung Ir. Soekarno ke tempat yang lebih representatif dan layak.

15. GENERASI MILENIAL
Menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang untuk berkreasi seni, budaya, ide kreatif, digital centre dan olah raga bagi generasi milenial Tabanan untuk mengembangkan potensinya.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button