Monday, 27-09-2021
Bali

Tilem Karo, Piodalan Kantor JNE Denpasar Berlangsung Khidmat

Perusahaan Kurir dan logistik JNE Pusat Denpasar hari ini melaksanakan ‘piodalan’ di kantor pusatnya Jl. By Pass Ngurah Rai-Jl. Kanda No. 1 Sanur, Anggara (Selasa) Umanis Wariga (18/8/2020).

Denpasar- (BBN INDONESIA) – Salah satu hari raya besar dalam upacara keagamaan Hindu adalah upacara Piodalan disebut juga sebagai pujawali, petoyan atau petirtaan yang dipilih pada hari-hari yang dianggap suci dan baik. Piodalan tersebut dalam rangkaian upacara Dewa Yadnya yang ditujukan kepada Ida Sang Hyang Widi pada sebuah pura atau tempat suci, dimana saat odalan atau hari besar tersebut berlangsung dipimpin oleh orang suci seperti Pemangku ataupun Sulinggih (Pendeta).

Perusahaan pengiriman (kurir) dan logistik JNE Pusat Denpasar hari ini melaksanakan ‘piodalan’ di kantor pusatnya Jl. By Pass Ngurah Rai-Jl. Kanda No. 1 Sanur, Anggara (Selasa) Umanis Wariga (18/8/2020). Segenap staf dan manajemen JNE hadir dalam persembahyangan tersebut diantaranya Head of Branch JNE Denpasar didampingi Deputi Branch Head I Made Wawan Kurniawan, Divisi Sales & Marlketing dan puluhan staf lainnya.

“Upacara persembahyangan agama Hindu yang digelar setahun sekali bertepatan dengan Tilem Sasih Karo menurut Kalender Bali ini bertujuan untuk memohon keselamatan, kesuksesan dan anugerah dari Hyang Widi Wasa,” ungkap Alit Septiniwati di sela-sela acara.

Piodalan berlangsung khidmat dan khusuk ini dipuput oleh Jero Mangku Pura Desa/Puseh Panjer.

Alit Septiniwati, menyebutkan saat ini memang pengiriman meningkat namun untuk di Bali, karena daerahnya yang mengandalkan sektor pariwisata.

“Daya beli atau animo masyarakat berbelanja jadi menurun hingga 15 persen, ini merupakan dampak pandemi Covid-19.
Semoga usai piodalan ini, tak lama lagi kondisi pemulihan ekonomi kembali normal,” harap Alit.

Ia menandaskan untuk daerah di luar Bali, Jawa misalnya Pengiriman tidak mengalami penurunan, pasalnya banyak pengiriman menggunakan jasa JNE untuk pengiriman Alat Pelinding Diri (APD), masker dll.

“Saat ini pengiriman paling banyak yaitu pengiriman APD dan Masker. Kalau dulu pengiriman pakaian dan makanan yang paling tinggi jumlah pengirimannya,” imbuhnya.

Kendati pun mengalami penurunan jasa pengiriman, namun dari 565 karyawan JNE se-Bali, di tengah pandemi ini tidak ada satu pun yang sampai dirumahkan, pasalnya untuk jasa pengiriman masih dibutuhkan sampai saat ini.

Bahkan 128 gerai atau mitra JNE yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali masih tetap beroperasi, pasalnya masih tinggi yang membutuhkan jasa pengiriman.

Lebih jauh Septiniwati menyebut, selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya juga menyalurkan Corporate Service Responsibility (CSR) melalui distribusi paket sembako sebanyak 800 paket, 10 ribu masker yang akan disalurkan ke seluruh Bali.

“Sebanyak 5.000 pieces masker sudah didistribusikan kepada Satpol PP Badung dan Denpasar, banjar-banjar hingga ke Mushola,” pungks Alit.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button