Kuliner

Terapkan “social distancing”, Starbucks AS hanya layani “take away”

Jakarta (BBN INDONESIA) – Starbucks di Amerika Serikat (AS) dan di Kanada mulai hari ini hanya melayani pembelian “take away” alias pembelian untuk dibawa pulang sebagai langkah penerapan social distancing untuk mencegah menyebarnya virus corona baru, COVID-19.

Model penjualan yang membuat Starbucks menuntup area duduk di dalam kafe dan di pelataran itu akan diterapkan setidaknya sampai selama dua minggu ke depan.

Starbucks melayani pembelian lewat aplikasi pemesanan, drive thru di lokasi tertentu.

Sejumlah gerai Starbucks yang ada di lokasi padat orang berkumpul misalnya di sekolah dan mal akan ditutup sementara.

“Seperti yang kita semua tahu, situasi dengan COVID-19 sangat dinamis dan kami akan terus meninjau fakta dan sains dan membuat keputusan proaktif yang diperlukan untuk melindungi mitra, pelanggan, dan komunitas kami,” kata EVP Rossann Williams dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya CEO Kevin Johnson menetapkan beberapa rencana pencegahan yang bertujuan memprioritaskan “kesehatan dan kesejahteraan pelanggan dan mitra kami sambil juga memainkan peran yang konstruktif dalam mendukung pejabat kesehatan setempat dan para pemimpin pemerintah ketika mereka berupaya untuk mengendalikan virus,” demikian TechCrunch.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close