Tuesday, 27-07-2021
Bali

Tembok Penyengker Tirta Gangga Jebol, Kolam Ikan Amblas

Kondisi kolam ikan sisi selatan obyek wisata Tirta Gangga yang amblas akibat jebolnya tembok penyengker digerus air (ist)

Karangasem – (BBN INDONESIA) – Tak diduga sebelumnya akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Karangasem pada Rabu (16/6/2021) malam menimbulkan bencana di objek wisata Tirta Gangga di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Tembok penyengker (pembatas) di sisi selatan obyek wisata tersebut jebol sehingga kolam yang berisi ikan mas dan mujair turut bobol terhempas air dengan volume yang besar. Materialnya mengalir hingga mengenai objek wisata kolam La Grande yang ada di sebelahnya. Ikan-ikan di kolam Tirta Gangga banyak yang hanyut di sungai hingga ke sawah namun sebagian besar telah mati.

Belum diperoleh informasi yang pasti bagaimana awal peristiwa ini bisa terjadi. Pengelola Taman Tirtagangga, Anak Agung Made Kosalia saat ditemui awak media Kamis, (17/6/2021) menceritakan jika curah hujan berlangsung dari pukul 21.00 Wita hingga 4.30 Wita pagi yang mengakibatkan debit air di kolam meningkat. Namun setelah ia selidiki kembali terdapat 1 buah pipa besar mengalami kebocoran tepat di tempat jebolnya penyengker tersebut.

“Saya tidak bisa memastikan, namun kami menemukan ada pipa besar milik PDAM tepat di bawah dasar penyengker kolam yang jebol. Kami tidak menuduh, hanya saja kita prediksi akibat kebocoran tersebut terjadi perembesan yang cukup besar, sehingga tanah tempat pipa itu tertanam kondisi nya sudah labil,” terangnya.

Agung Kosalia mengaku belum mengetahui pasti penyebabnya, ia pun sampai saat ini masih melakukan koordinasi dengan pihak PDAM.

“Kemungkinan kebocoran sudah lama. Kebetulan kita ataupun pihak PDAM juga tidak mengetahui ada kebocoran tersebut,” ujarnya menambahkan.

Upaya selanjutnya ia menyebut akan merekonstruksi kembali fasilitas yang hancur dimulai dari 2-3 hari mendatang. Karena pihaknya khawatir akan image (citra) dari Taman Tirta Gangga yang sudah populer dan mendunia ini

“Kalau kerugian material kita tidak begitu perhitungkan, namun image dari objek wisata ini yang sangat kami khawatirkan. Kami akan berusaha berbenah demi wisatawan,” tandasnya lagi.

Seperti diketahui di kolam Tirta Gangga juga terdapat ikan-ikan Mas besar yang berusia lebih dari 10 tahun. Ikan inipun terlihat diburu warga karena ikut terbawa arus sampai ke sawah yang ada di sebelahnya. Bahkan pihak pengelola disebutkan meminta warha agar ikan-ikan jenis ikan Mas tersebut dikembalikan dan dihargai Rp5.000 per ekor namun yang jenis mujair dipersilakan diambil warga. “Ikan-ikan hanya tersisa seperempat saja,” pungkas Kosalia. (BBN/001/ami)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button