Bursa

Subsidi upah diperpanjang, saham Australia sentuh tertinggi 4 bulan

Sydney (BBN INDONESIA) – Saham-saham Australia melonjak ke level tertinggi empat bulan pada perdagangan Selasa, setelah pemerintah federal mengonfirmasi akan memperpanjang program subsidi upah di tengah pandemi COVID-19.

Pada penutupan pasar indeks acuan S&P/ASX 200 melonjak 154,70 poin atau 2,58 persen menjadi 6.156,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas terangkat156,50 poin atau 2,56 persen menjadi 6.268,80 poin.

Pemerintah federal mengumumkan pada Selasa pagi bahwa JobKeeper Payment ​​ akan diperpanjang enam bulan hingga Maret tahun depan, sedangkan Jobseeker Payment akan berlanjut selama tiga bulan lagi.

Keputusan pemerintah Australia untuk memperpanjang pembayaran darurat JobKeeper dan JobSeeker selama enam bulan berikutnya memberikan dorongan yang bermanfaat, kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian, dikutip dari Xinhua.

Semua sektor diperdagangkan lebih tinggi, dengan saham teknologi, layanan kesehatan, dan keuangan memimpin kenaikan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar melonjak dengan Commonwealth Bank naik 3,39 persen, ANZ naik 2,58 persen, National Australia Bank naik 2,53 persen, dan Westpac Bank naik 2,49 persen.

Saham-saham pertambangan lebih tinggi dengan BHP naik 1,09 persen, Rio Tinto naik 0,93 persen, penambang emas Newcrest naik 2,09 persen, Fortescue Metals naik 2,95 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Oil Search naik 4,32 persen, Santos naik 3,49 persen dan Woodside Petroleum naik 2,59 persen.

Supermarket terbesar Australia melonjak dengan Coles naik 1,28 persen, dan Woolworths naik 0,87 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas melonjak 4,68 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 3,77 persen.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close