Bursa

Saham Aussie merosot terseret sektor material dan perawatan kesehatan

Sydney (BBN INDONESIA) – Saham-saham Australia tergelincir pada akhir perdagangan Jumat, terseret kerugian sektor material dan perawatan kesehatan ketika investor mempertimbangkan implikasi ekonomi dari pembatasan COVID-19.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 37,40 poin atau 0,62 persen menjadi 6.004,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries turun 35,40 poin atau 0,57 persen menjadi 6.144,90 poin.

Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) mengatakan pada Jumat bahwa laju pemulihan ekonomi diperkirakan akan lebih lambat karena wabah COVID-19 saat ini dan penguncian berikutnya di Negara Bagian Victoria.

Saham-saham melemah sepanjang hari, terbebani oleh kekhawatiran atas implikasi ekonomi dari pembatasan COVID-19 dan beberapa faktor lainnya, kata analis pasar CommSec, James Tao.

“Meskipun sebagian besar sektor lebih rendah, penurunan utama adalah sektor material dan perawatan kesehatan. Penambang paling membebani sekalipun harga komoditas tetap pada tingkat yang tinggi.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar beragam dengan Commonwealth Bank turun 0,27 persen, ANZ naik 0,23 persen, National Australia Bank turun 0,47 persen, dan Westpac Bank tidak berubah.

Saham-saham pertambangan merosot dengan BHP turun 1,31 persen, Rio Tinto turun 2,89 persen, Fortescue Metals turun 2,42 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,96 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Oil Search turun 0,98 persen, Santos turun 0,70 persen dan Woodside Petroleum turun 0,10 persen.

Supermarket terbesar di Australia merosot dengan Coles turun 1,24 persen dan Woolworths turun 0,56 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,59 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 0,30 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 1,28 persen.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close