Bursa

Saham Aussie jatuh pada awal perdagangan karena sentimen risiko suram

Sydney (BBN INDONESIA) – Saham-saham Australia merosot dengan kerugian luas pada awal perdagangan Jumat pagi, setelah sehari sebelumnya mencatat kenaikan, setelah petunjuk lemah dari luar negeri mempersuram sentimen risiko.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 60,30 poin atau 0,99 persen menjadi 6.034,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 59,60 poin atau 0,96 persen pada 6.154,30 poin.

“Data ketenagakerjaan mingguan AS mengejutkan pasar semalam. Klaim awal pengangguran datang di atas perkiraan … mempertanyakan pemulihan ekonomi cepat yang dinilai oleh investor pada level saat ini,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Emas menguat ke tertinggi baru 11-tahun, minyak mentah dan tembaga turun dan indeks-indeks saham mundur, dipimpin oleh saham-saham teknologi tinggi.”

Gambaran lokal serupa, dengan saham-saham teknologi memimpin kerugian dan layanan kesehatan serta keuangan sangat membebani.

Pasar Aussie tampaknya mempertimbangkan perkembangan di AS daripada angka-angka lokal yang diungkapkan pada Kamis bahwa defisit anggaran nasional lebih kecil dari yang diperkirakan semula.

Di sektor keuangan, bank-bank besar melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,31 persen, National Australia Bank turun 0,44 persen, Westpac Bank turun 0,77 persen dan ANZ turun 0,86 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan Rio Tinto turun 0,14 persen, Fortescue Metals turun 1,10 persen dan penambang emas Newcrest turun 1,96 persen, namun BHP naik 0,11 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas jatuh dengan Oil Search turun 2,31 persen, Santos turun 0,18 persen dan Woodside Petroleum turun 0,57 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,11 persen dan Woolworths turun 0,34 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,30 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 1,07 persen dan perusahaan biomedis CSL anjlok 1,48 persen.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close