Finansial

Rupiah menguat menyusul pengumuman hasil rapat The Fed

Jakarta (BBN INDONESIA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat setelah pengumuman hasil rapat bank sentral Amerika Serikat The Fed.

Pada pukul 9.43 WIB, rupiah menguat 57 poin atau 0,41 persen menjadi Rp13.923 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.980 per dolar AS.

“Hasil rapat moneter bank sentral AS The Fed dini hari tadi bakal menjadi “mover” untuk rupiah hari ini,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

Hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan suku bunga acuan The Fed tetap pada level 0,25 persen

The Fed juga menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga dan tetap mendukung pembelian obligasi hingga 2022. Pernyataan tersebut mengindikasikan ekonomi AS masih akan melemah dalam waktu yang cukup lama.

“Pernyataan ini memberikan tekanan untuk dolar AS sehingga ini berpotensi mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS pagi ini,” ujar Ariston.

Tapi di sisi lain, lanjut Ariston, pernyataan The Fed itu menyiratkan ekonomi global tidak akan pulih seperti sebelum wabah dalam waktu dekat.

Selain itu pasar mewaspadai gelombang kedua di negara yang sudah membuka ekonominya di tengah pandemi.

Di Indonesia,  kasus positif COVID-19 malah semakin naik, yang berpotensi memperketat kembali aktivitas ekonomi.

“Ini bisa memberikan sentimen negatif ke aset berisiko,” katanya.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini masih bisa bergerak menguat di kisaran Rp13.800 per dolar AS dan potensi pelemahan ke Rp14.100 per dolar AS.

Pada Rabu (10/6) , rupiah melemah 90 poin atau 0,65 persen menjadi Rp13.980 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.890 per dolar AS.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close