Bisnis

Rembesan solar cemari sungai di Bandung, akibat pipa Pertamina kendur

Bandung (BBN INDONESIA) – Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis Solar dari PT Pertamina merembes masuk ke Sungai Cinambo, Kota Bandung, akibat adanya sambungan pipa yang diduga kendur.

Unit Manager Communication Relations & CSR Marketing Operation Region (MOR) III Pertamina Dewi Sri Utami mengatakan kejadian itu diketahui pada Minggu (12/4). Pihaknya lalu mengecek ke sejumlah pompa untuk mengetahui apabila ada kebocoran.

“Itu koordinasi dengan polisi juga. Karena hujan, ditunda jadi besoknya (memperbaiki). Pagi-pagi cek kembali di area pompa tidak ada (kebocoran), tapi ada sambungan di pipa yang kendur,” kata Dewi, Kamis.

Menurutnya, pada saat itu tidak ada pengiriman minyak sama sekali, sehingga ia menduga bahwa minyak solar yang merembes ke sungai itu adalah endapan yang berada pada pipa.

“Biasa kalau kondisi pipa bekas air dan saluran di bawahnya itu kayak ada endapan gitu kan,” kata dia.

Kemudian pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung untuk membuat tanggul penahan untuk mengantisipasi rembesan yang lebih banyak.

“Kita bikin tanggul-tanggul supaya gak kemana-mana, di bawah airnya pakai seng supaya gak kemana-mana sama oil boom. Kita upayakan itu,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Lita Endang mengatakan pihaknya bakal mengidentifikasi dampak dari adanya rembesan solar tersebut ke sungai. Karena, kata dia, hal tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan.

“Sekarang oleh kita (diminta) mereka menghitung berapa warga yang terkena dampak dan mereka harus melakukan kompensasi, mereka sanggup melakukan itu,” kata Lita.

Menurutnya minyak tersebut hanyut di sungai hingga tersebar ke kawasan perbatasan Kabupaten Bandung. Namun, kata dia, penyedotan sudah dilakukan oleh pihak Pertamina meski masih menyisakan sedikit lapisan solar di aliran sungai.

“Mereka harus mengganti menanam ikan lagi, harus (ganti rugi) kalau ada unggas yang mati,” katanya.

 


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close