Politik

PSI apresiasi pemberian Bintang Jasa untuk tenaga medis yang gugur

Jakarta (BBN INDONESIA) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang menganugerahkan bintang jasa kepada 22 tenaga medis dan kesehatan yang gugur dalam menangani pasien Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan dan penghormatan Pemerintah kepada tenaga medis dan kesehatan yang gugur dalam bentuk bintang jasa. Mereka layak memperolehnya karena telah merawat pasien Covid-19 dan mempertaruhkan nyawa mereka,” kata Koordinator Juru Bicara PSI, Dara Nasution, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu.

Pemberian penghargaan 9 Bintang Jasa Pratama dan 13 Bintang Jasa Nararya kepada dokter dan perawat yang gugur berangkat dari pertimbangan Undang-Undang No 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Dara menambahkan, dari jumlah total tenaga medis dan kesehatan Indonesia yang meninggal dunia, pemerintah baru memberi penghargaan kepada sebagian saja.

Oleh karena itu, PSI berharap pemerintah segera menyampaikan pemberian penghargaan tahap kedua.

“Semoga dalam waktu dekat ini Pemerintah dapat memberikan penghargaan untuk petugas medis dan kesehatan yang gugur lainnya,” kata Dara.

Bintang jasa diberikan kepada perwakilan tenaga medis dan kesehatan di Istana Negara, Kamis (13/8). Ada dua kategori bintang jasa yang diberikan, yaitu Bintang Jasa Pratama dan Bintang Jasa Nararya.

Terkait dengan penghargaan kepada tenaga medis, PSI pernah menyampaikan sikapnya beberapa waktu lalu. Saat itu, PSI mendukung ide Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, soal penggunaan taman makam pahlawan (TMP) milik Pemprov sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi tenaga medis yang gugur dalam menangani pasien Covid-19.

Selain itu juga, PSI mendorong seluruh Kepala Daerah menggunakan diskresi untuk menyiapkan TMP jika di daerahnya masing-masing terdapat tenaga medis dan kesehatan lain yang meninggal dunia karena Covid-19.

“Ini adalah rasa terima kasih kita untuk para pahlawan tersebut. Tanpa mereka, akan jauh lebih banyak korban yang jatuh akibat Covid-19,” kata Dara Nasution.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close