Finansial

Presiden: asumsi RAPBN 2021 optimistis namun realistis

BBN INDONESIA – LEAD: Presiden Joko Widodo mengatakan asumsi makroekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 akan tetap optimistis namun realistis. Sebab, ada kebutuhan belanja untuk program prioritas, dan juga dampak terhadap pelebaran defisit anggaran.

 

TAKE PKG

DARI ISTANA BOGOR JAWA BARAT/ PRESIDEN JOKO WIDODO MEMIMPIN RAPAT TERBATAS SECARA VIRTUAL TERKAIT POSTUR RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN 2021/ PADA SELASA 28 JULI// DIIKUTI OLEH PARA MENTERI KABINET INDONESIA MAJU/ PRESIDEN KEMBALI MENGINGATKAN KEWASPADAAN DAN ANTISIPASI TERHADAP RISIKO TERJADINYA KETIDAKPASTIAN GLOBAL TAHUN 2021//

 

DIA MENYEBUT/ INDONESIA DIPERKIRAKAN AKAN MASUK DALAM KELOMPOK NEGARA DENGAN PEMULIHAN EKONOMI TERCEPAT SETELAH CHINA/ USAI PANDEMI COVID-19// NAMUN/ MENGINGATKAN JAJARANNYA AGAR TETAP MENJAGA KEWASPADAAN AKAN RISIKO TERJADINYA GELOMBANG KEDUA COVID-19 DI INDONESIA//

 

ASUMSI MAKROEKONOMI DALAM R-A-P-B-N 2021/ KATA PRESIDEN/ AKAN TETAP OPTIMISTIS/ NAMUN REALISTIS// SEBAB/ ADA KEBUTUHAN BELANJA UNTUK PROGRAM PRIORITAS DAN DAMPAK TERHADAP PELEBARAN DEFISIT ANGGARAN//  SEHINGG/ ANGKA-ANGKA INDIKATOR EKONOMI MAKRO HARUS BETUL-BETUL DIKALKULASI DENGAN CERMAT//

 

SOT : JOKO WIDODO – PRESIDEN RI

TC :00:00 – 00:23

CUE : “apbn itu bisa berkontribusi … bisa pulih kembali”

 

PRESIDEN MEMINTA AGAR ADA PELEBARAN DEFISIT UNTUK A-P-B-N 2021/ YANG DIFOKUSKAN DALAM RANGKA PEMBIAYAAN PERCEPATAN KEGIATAN PEMULIHAN EKONOMI// YANG MELIPUTI TRANSFORMASI DI BERBAGAI SEKTOR// SEPERTI REFORMASI DI BIDANG KESEHATAN/ PANGAN / ENERGI/ PENDIDIKAN/ DAN PERCEPATAN TRANSFORMASI DIGITAL//

 

DARI JAKARTA/ NABILA CHARISTY/ KANTOR BERITA BBN INDONESIA/MEWARTAKAN //

(Nabila Anisya Charisty/Agha Yuninda Maulana/Nusantara Husnul K Mulkan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close