Bali

Polda Bali Periksa Tiga Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik IDI Oleh Jerinx

Tangkapan layar IG Jerinx SID.

Denpasar (BBN INDONESIA) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali memeriksa tiga saksi dalam dugaan kasus pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, oleh drummer band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx.

“Sejauh ini sudah ada tiga saksi yang diperiksa, sudah dari IDI Bali, ahli-ahli bahasa dan nanti Jerinx juga,” kata Dirkrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan bahwa terkait dengan pemanggilan Jerinx untuk dimintai keterangan, akan dijadwalkan hari Kamis, (6/8) di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali.

“Jika dalam pemanggilan ini tidak hadir, maka sesuai dengan Kitab Hukum Acara Pidana sudah jelas jemput paksa dengan surat perintah membawa. Mudah-mudahan hadir,” katanya.

Yuliar menjelaskan perihal yang dilaporkan oleh IDI perwakilan Bali, yaitu terkait dengan ujaran kebencian, dan pencemaran nama baik melalui media sosial dalam akun Instagram.

“Jadi sudah ditindaklanjuti oleh Polda dan diberi surat panggilan, sementara dijadikan saksi dulu. mestinya kemarin dia hadir, tapi yang bersangkutan tidak hadir sehingga dilayangkan lagi surat panggilan kedua,” katanya.

Dalam dugaan kasus ini, kata dia, terkait dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3), tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Yuliar mengatakan untuk sementara pemeriksaan sebagai saksi dulu, dan memberikan keterangan terkait dengan laporan itu untuk menjelaskan konteks postingannya.

“Nanti akan ditindaklanjuti, digelar, kalau ada kita lanjutkan, kalau tidak ya kita hentikan,” kata Yuliar. (bbn/ant)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close