Kuliner

Pepper rice ala Jepang versi Indonesia, lebih terjangkau

Jakarta (BBN INDONESIA) – Hotplate panas berisi nasi dengan daging atau sayur bertaburan bubuk lada hitam tak hanya bisa ditemui di restoran Jepang, Anda bisa menikmatinya di Mazeru Indonesia dengan harga relatif lebih terjangkau.
 

Mazeru (BBN INDONESIA/Nanien Yuniar)

Restoran Mazeru, diambil dari kata “masak seru”, mempersilakan pengunjung untuk meracik sendiri makanan mereka sesuai selera.

Pengunjung akan disuguhi piring panas dengan daging, ikan atau seafood yang belum matang. Cukup aduk-aduk hingga semua sisi daging atau ikannya matang, lalu tambahkan saus madu atau saus bawang putih serta lada hitam sesuai selera.

Mazeru (BBN INDONESIA/Nanien Yuniar)

Lauknya bervariasi, ada daging sapi, daging ayam, ikan salmon hingga seafood seperti udang dan kepiting. Bila ingin lebih lengkap, pengunjung bisa menambahkan bahan lain seperti keju, telur, buncis, jamur, taoge. Ada pula sup miso, karaage yang renyah dan kentang goreng.

Tak cuma nasi dan lauk. Berbagai steak daging sapi, ayam, ikan beserta sayur mayur pun lezat dinikmati di atas piring saji panas (hotplate) yang panasnya membuat semua makanan mengepul. Beri waktu beberapa menit sebelum mengambil suapan pertama kecuali Anda sudah terbiasa menyantap makanan yang sangat panas.

Yang berbeda dari Mazeru dengan restoran pepper rice asal Jepang adalah ketersediaan sambal yang pedas, sesuai citarasa lidah Indonesia.

Nasi salmon di Mazeru (BBN INDONESIA/Nanien Yuniar)

Sambal bawang yang segar dengan jejak rasa jeruk nipis ini tepat untuk orang yang gemar masakan pedas. Ketika diaduk dengan nasi di atas hotplate, dominasi pedas membuat rasa pepper rice khas Jepang ini berubah menjadi makanan Indonesia.

“Kami sengaja memasukkan selera Indonesia, biasanya orang kalau ke restoran selalu minta tambah sambal,” kata Michelle Sulistyo, Marketing Director Kulo Group yang membawahi Mazeru.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp36.000 hingga Rp50.000 untuk menu nasi, sementara harga steak mulai dari Rp50.000 hingga Rp123.000.

Sebagian besar daging dipasok dari produsen lokal, beras yang diolah juga dari pemasok lokal. Rasa daging, ikan dan seafood-nya cukup lezat, namun nasinya terlalu pera sehingga lebih nyaman dimakan dengan sendok karena terlalu sulit diambil dengan sumpit.

“Nanti akan ada menu untuk vegetarian, jadi semua kalangan bisa menikmati,” lanjut dia.

Rencananya akan ada 80 waralaba Mazeru tahun ini yang dibuka di luar Jabodetabek, seperti pulau Bali, kota Yogyakarta, Surabaya, Solo hingga Malang.

Sementara di ibu kota, Mazeru dapat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada 2020, restoran ini akan hadir juga di Bintaro dan Pamulang serta di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Timur.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close