Bisnis

Pemkot Batam gandeng perusahaan garmen produksi masker

Batam (BBN INDONESIA) – Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau,  menggandeng perusahaan garmen setempat untuk memproduksi masker bagi masyarakat, menyusul kebijakan pemerintah yang mewajibkan masyarakat mengenakan penutup mulut dan hidung itu.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam Azril Apriansyah, Rabu, menyatakan Wali Kota Muhammad Rudi mengundang 7 perwakilan perusahaan garmen untuk memproduksi masker.

Wali Kota menyampaikan kebijakan wajib mengenakan masker tidak dapat diterapkan bila masyarakat sulit mendapatkan masker. Padahal mengenakan masker sangat penting untuk menahan laju penyebaran COVID-19.

Karenanya, Wali Kota meminta perusahaan garmen setempat memprioritaskan produksi untuk kebutuhan lokal, baru kemudian diekspor.

Wali Kota berharap perusahaan bisa memproduksi masker kain untuk warga Batam dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau.

“Kalau kita mewajibkan (pemakaian masker), pemerintah harus mengupayakan ketersediaannya. Kami berharap perusahaan membantu memenuhi kebutuhan masker bagi 1,3 juta warga Batam,” kata Wali Kota.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan terdapat banyak perusahaan garmen di Batam, namun produksinya terutama diekspor ke luar negeri.

“Maka tadi dilakukan pertemuan dengan Wali Kota membahas soal pemenuhan kebutuhan masker di Batam. Sekarang kita sedang melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan garmen di Kota Batam,” kata dia.

Menurut dia, sejatinya perusahaan garmen menyatakan siap memproduksi masker bagi warga Batam.

Jumlah produksi akan disesuaikan dengan banyaknya permintaan.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close