Bisnis

Pemerintah rekonstruksi 3 pasar di Jawa Timur, ini alasannya

Jakarta (BBN INDONESIA) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan rekonstruksi tiga pasar di Jawa Timur untuk distribusi bahan pokok saat pandemi COVID-19.

“Pembangunan/rehabilitasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh),” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menteri PUPR berharap infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor rill atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia.

Pembangunan pasar tersebut merupakan instruksi Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dari 21 pasar yang dibangun, tiga diantaranya berada di Provinsi Jawa Timur, yakni Pasar Legi di Kabupaten Ponorogo dan Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto yang rusak akibat terbakar pada tahun 2017 serta Pasar Pon di Trenggalek yang rusak terbakar tahun 2018.

Rekonstruksi Pasar Legi meliputi pembangunan Gedung A seluas 24.960 meter persegi yang dapat menampung 2.462 lapak, pekerjaan Gedung B seluas 7.005 meter persegi, dan revitalisasi gedung penunjang seluas 207 meter persegi.

Sedangkan Pasar Benteng Pancasila merupakan pasar satu lantai dengan luas bangunan 2.961 meter persegi yang terdiri dari 98 kios untuk menampung 244 pedagang. Revitalisasi pasar meliputi pembangunan seluas 3.400 meter persegi terdiri dari 248 unit kios dengan biaya Rp11,2 miliar.

Selanjutnya rekonstruksi Pasar Pon dengan lahan seluas 12.000 meter persegi dan luas bangunan 5.800 meter persegi. Anggaran pembangunannya sebesar Rp69,3 miliar.

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp1,7 triliun untuk membangun atau merehabilitasi 21 pasar pada periode 2019-2020.
 


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close