Hukum

Pelaku bunuh korban yang disangka maling

Medan (BBN INDONESIA) – Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, pelaku MA (32) membunuh Mr X (tanpa identitas) di sebuah gubuk pinggiran Sungai Denai, Kecamatan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), karena menyangka korban sebagai maling.

“Korban saat itu melintas di areal gubuk tersangka (pinggiran Sungai Denai) Jumat (13/3) sore, dan dipanggil oleh pelaku, lalu menanyakan kepada korban apakah mau mencuri,” ujar Irsan, saat rekonstruksi 17 adegan kasus pembunuhan korban, di Medan, Selasa.

Kemudian tersangka menyeret korban yang dituduh sebagai maling tersebut ke dalam rumahnya. Di dalam rumah tersebut, korban diinterogasi oleh tersangka dengan kondisi tangan dan kaki terikat.

Selanjutnya, tersangka yang geram karena korban tidak mau mengaku lalu menganiaya korban dan akhirnya melukainya menggunakan pisau ke lehernya hingga meninggal dunia.

“Korban ditiarapkan ke lantai, sekitar pukul 18.30 WIB dibunuh oleh pelaku.Tidak ada motif lain pelaku karena merasa korban ingin melakukan pencurian,” ujar Wakapolrestabes Medan didampingi Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago.

Irsan mengatakan, usai menghilangkan nyawa korban, tersangka lalu membopong tubuh korban dan menghanyutkannya ke Sungai Denai. Jasad korban ditemukan warga, Sabtu (14/3) sore dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Titik terang pengungkapan kasus pembunuhan itu, ketika personel Polsek Medan Area melakukan penyisiran ke tempat kejadian (TKP) penemuan mayat, dan tersangka tiba-tiba kabur melarikan diri dari gubuknya di pinggiran Sungai Denai.

“Petugas kepolisian sempat mengejar tersangka yang melarikan diri itu,” katanya.

Ia menambahkan, personel Polsek Medan Area melakukan pengembangan terhadap tersangka, saat mengecek ke rumahnya ditemukan ceceran darah dan sebilah pisau.

Tersangka yang kabur itu, akhirnya berhasil diringkus petugas saat bersembunyi di rumah kerabatnya Jalan Bantan, Kelurahan Tirtosari, Kecamatan Medan Tembung.

“Saat diringkus, tersangka bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Hasil pemeriksaan tersangka dalam keadaan sehat dan tidak ada mengalami gangguan kejiwaan,” kata mantan Kapolres Mandailing Natal itu pula.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close