Bali

Panji Budi: 74,5 Persen Masyarakat Tabanan Inginkan Perubahan

Suasana Tatap Muka dan dukungan untuk Panji-Budi di Jero Gede Bongan, Bongan Pala, Desa Delod Peken, Kec. Tabanan, Kamis (26/11/2020) malam.

Tabanan (BBN INDONESIA) – Menjaga kerukunan pasemetonan jauh lebih penting daripada urusan politik. Kita jangan mau terpancing dan diadu domba oleh kepentingan oknum tertentu untuk memecahbelah persaudaraan yang telah lama dirawat oleh leluhur. Suatu keharusan bagi pratisentananya mengutamakan keutuhan pasemetonan yang akan diingat sepanjang masa saling sagalak-sagilik, salunglung sabayantaka. Pilkada sifatnya hanya sementara tetapi pasemetonan itu selamanya. Demikian pernyataan Calon Bupati Tabanan nomor urut 2 AA Ngurah Panji Astika yang dalam Pilkada Tabanan tahun 2020 ini berpasangan dengan I Dewa Nyoman Budiasa (Panji-Budi) dalam acara Tatap Muka sembari menyosialisasikan visi-misi Panji-Budi dengan pasemetonan Jero Gede Bongan, Bongan Pala, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Kamis (26/11/2020) malam.

Dalam kata sambutannya AA Ngurah Panji Astika menekankan arti penting rekatnya rasa persaudaraan, kekompakan dan kebersamaan. Hal ini bersifat umum, berlaku untuk siapa saja dan dimana saja. “Terima kasih atas dukungan semeton selama ini. Soliditas kekeluargaan dan kebulatan tekad semeton untuk mendukung saudaranya yang berjuang untuk Perubahan Tabanan sangat tyang (saya, red) hargai dan junjung tinggi di lubuk hati tyang yang paling dalam. Kalau bukan saudara sendiri yang didukung, siapa lagi,” ucapnya penuh haru.

Panji Astika melanjutkan, dalam satu dekade ini ia melihat petani dan peternak di Tabanan seperti dibiarkan sendiri tanpa perhatian pemerintah daerah. Ketika petani kesulitan pupuk dan padinya diserang hama, tak ada instansi terkait yang intens membantu memberikan solusi. Pada saat ribuan ternak babi mati karena serangan virus ASF, tetapi tidak ada itikad dari yang berwenang untuk mencarikan vaksin ataupun upaya agar meringankan kerugian yang mereka alami.

“Sampai habis padinya diserang wereng dan tikus, bantuan diharapkan petani tak kunjung datang. Air susah sehingga sawah kering. Begitu juga dengan matinya ribuan ternak babi akibat virus African Swine Fever (ASF) harusnya dibantu oleh Pemkab Tabanan untuk mendapatkan vaksinnya. Jangankan dibantu, ditengok pun tidak,” ungkap Panji Astika.

Semua itu terjadi karena tendensi membangun Tabanan ibaratnya kendaraan yang dikendarai oleh sopir yang ugal-ugalan sehingga laju kendaraan tak tentu arah tujuan. “Kita gelisah karena hampir 90 persen anak-anak Tabanan bekerja di luar Tabanan karena di tanah kelahirannya sendiri tak menemukan lapangan pekerjaan. Ada yang kerja di Denpasar Kuta, Nusa Dua, Canggu bahkan yang sampai di Kintamani. Kerja jauh-jauh, gajinya sama dengan UMK Tabanan. Anak-anak kita malah bikin macet lalu-lintas seputaran Canggu dan Kuta yang sudah krodit,” ujarnya lagi.

Yang lebih ironis lagi menurut Panji Astika hampir semua spending money di luar Tabanan mulai dari pembayaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. “Badung akhirnya makin lama makin kaya sedangkan Tabanan makin miskin. Mirisnya lagi saat pulang ke Tabanan mereka malah meminta uang lagi ke orang tuanya. Nah ke depan Panji-Budi membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya melalui program kapal pesiar gratis, membuka kran investasi seluas-luasnya. Nantinya investor diarahkan membangun industri pertanian pasca panen yang dapat menampung ribuan tenaga kerja sehingga mampu mengatasi pengangguran,” papar pria yang kerap disapa Turah Panji.

Menanggapi adanya pernyataan salah satu mantan anggota dewan yang menyebutkan rekrutmen tenaga kontrak di Pemkab Tabanan adalah untuk mengurangi pengangguran tidaklah tepat. “Tenaga kontrak berjumlah 4.000an orang dan digaji Rp. 1.100.000,- yang berada di bawah UMK (Upah Minimum Kabupaten) senilai Rp. 2,6 juta. Tenaga kebersihan infonya digaji Rp. 600 ribu/bulan,” bebernya.

Tak hanya itu, Turah Panji juga menegaskan tujuan dirinya maju dalam perhelatan Pilkada Tabanan tahun 2020 ini adalah menyambut begitu antusiasnya masyarakat Tabanan yang menginginkan Perubahan. “Dari hasil survey ternyata 74,5 persen masyarakat Tabanan ingin Perubahan. Saya tidak berambisi untuk merebut kekuasaan dan uang tapi demi mewujudkan Tatanan Baru menuju Tabanan Maju,” tandasnya.

Seusai acara madharmaswaka di Jero Gede Bongan, AA Ngurah Panji Astika yang didampingi Sekjen Tim Pemenangan Panji-Budi Made Putrayadi, Wayan Wiryana dan Relawan Turah Dede melanjutkan kegiatan Tatap Muka di kantong massa Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meliani masih di wilayah Desa Delod Peken.

Hadir dalam acara Tatap Muka yang disambut antusiasme dan dukungan yel-yel kemenangan untuk paslon Panji-Budi tersebut diantaranya Ketua Tim Pemenangan Panji-Budi Made Asta Dharma, Korcam Panji-Budi Kecamatan Tabanan I Gusti Ngurah Haryawan (Turah Bobo) dan Tim Relawan Panji-Budi.

Sebelumnya Turah Panji juga bertatap muka dengan warga Timpag di Jero Saren, Delod Peken, Desa Timpag, Kec. Kerambitan, Rabu (25/11/2020) malam.

Visi-misi Ngardi Loka Hita Tabanan bermakna mewujudkan Kabupaten Tabanan yang bahagia, cukup sandang, pangan dan papan, terjaminnya aspek kesehatan, pendidikan, lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakatnya berbasis budaya dan pertanian berlandaskan Tri Hita Karana.

15 PROGRAM UNGGULAN PANJI BUDI PASLON NOMOR URUT 2

1. PEMERINTAHAN BERSIH DAN TRANSPARAN
Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang anti dan bebas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dengan menerapkan sistem e-Government, e-Planning, e-Budgeting, e-Ticketing ,dll. Dan juga menyediakan (membuka) layanan sistem pengaduan online yang terintegrasi di semua lini/departemen yang ada dalam pemerintahan Tabanan.

2. KARTU TABANAN SEHAT
Menyiapkan 50.000 kartu Tabanan sehat di tahun pertama untuk menjamin kesehatan masyarakat Tabanan yang tidak tercover BPJS. Jaminan kesehatan para Sulinggih Pemangku Kahyangan Tiga, Kahyangan Jagad dan Sad Kahyangan.

3. MENUNTASKAN INFRASTRUKTUR
Khususnya jalan jalan yang rusak diperbaiki,dan semua akses penghubung yang belum tersentuh sama sekali, dengan estimasi waktu minimal 4 tahun dengan memprioritaskan jalan jalan di pedesaan sebagai sarana penghubung distribusi hasil pertanian sehingga lebih efektif dan efisien baik dari segi waktu dan biaya.

4. PERTANIAN TERINTEGRASI
Memperbaiki infrastruktur Subak dan sistem pengairan, mengaktifkan kembali asuransi pertanian, membangun industri pasca panen, pasar induk pertanian, memproteksi dan menjamin harga pokok pertanian dan membuat badan sertifikasi produk organik pertanian Tabanan.

5. PENDIDIKAN
Meniadakan biaya-biaya yang tidak perlu dan tidak jelas arah guna dan peruntukannya, biaya biaya di luar dana BOS, seperti sumbangan Komite Sekolah), mencantumkan muatan lokal dalam kurikulum pendidikan PAUD, SD, SMP dan SMA.

6. JARINGAN INVESTASI
Membangun sistem networking investasi industri pasca panen, serta bisnis pertanian untuk membuka sebanyak banyaknya lapangan kerja bagi generasi muda Tabanan. Memberikan stimulus dan pelatihan serta pendampingan UMKM guna meningkatkan daya saing pengusaha pemula.

7. LAPANGAN KERJA
Mempermudah pengiriman tenaga kerja ke Luar Negeri melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan pengguna tenaga kerja.

8. MARKET PLACE
Menyediakan Pasar Digital atau e-Market Place untuk menopang UMKM dan industri kreatif di Tabanan.

9. FASILITAS PARIWISATA
Membangun destinasi wisata baru berbasis budaya dan pertanian serta mengembangkan fasilitas penunjang wisata di kawasan pariwisata Tabanan.

10. PENGUATAN DESA ADAT
Meningkatkan dan memperluas kapasitas kelembagaan untuk mengakses sumber sumber ekonomi pembangunan.

11. MENATA KAWASAN PERKOTAAN TABANAN
Mengembangkan kawasan perkotaan Tabanan yang modern dan memiliki identitas yang berwawasan budaya.

12. PENGOLAHAN SAMPAH
Membuat sistem pengolahan sampah Tabanan berbasis teknologi ramah lingkungan.

13. SIMAKRAMA BERKALA
Mengadakan simakrama mingguan dan bulanan untuk merespon aspirasi masyarakat Tabanan.

14. PENATAAN CATUS PATA KEDIRI
Mengembalikan patung WISNU MURTI di Catus Pata Kediri serta menempatkan patung Ir. Soekarno ke tempat yang lebih representatif dan layak.

15. GENERASI MILENIAL
Menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang untuk berkreasi seni, budaya, ide kreatif, digital centre dan olah raga bagi generasi milenial Tabanan untuk mengembangkan potensinya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close