Bali

Panji Astika Jenguk Seniman Nyoman Suparwa yang Lunglai Akibat Batu Kandung Kemih

AA Ngurah Panji Astika mengunjungi Relawan Panji Tabanan yang terbaring lemas di kediamannya, Bongan Jawa, Tabanan Selasa (28/7/2020).

Tabanan (BBN INDONESIA) – Seniman gaguritan yang sebelumnya begitu aktif memandu acara Dharma Kanti di Radio Global FM Bali dan ‘ngayah mekidung’ di rumah warga yang sedang melaksanakan yadnya, Nyoman Suparwa kini tidak bisa lagi beraktifitas gesit seperti dulu.

Ia divonis oleh dokter yang menanganinya menderita batu kandung kemih. Namun tanpa diduga saat bersandar lemah sembari mendengarkan siaran radio di bale dangin rumahnya di Br. Bongan Jawa, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Selasa (28/7/2020) ia kedatangan tamu seorang Tokoh Tabanan AA Ngurah Panji Astika bersama sang istri AA Sagung Mas Dewi Rahmayani.

Nyoman Suparwa dalam obrolannya bersama sosok yang akrab disapa Turah Panji itu menyampaikan bahwa hingga detik ini belum mendapatkan giliran dioperasi. Ia hampir sebulan ini masih menunggu jadual untuk dioperasi.

“Tiyang nunggu dipanggil, antriannya nomor 20. Harus sabar katanya karena menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Tiyang pertama kali periksa di BRSUD Tabanan, lalu dirujuk ke sebuah rumah sakit swasta. Karena sesuatu dan lain hal maka tiyang putuskan pindah berobat lagi ke rumah sakit daerah. Sudah pernah diinfus, cek jantung dan rapid test hasilnya non reaktif,” tutur mantan Bendesa Adat Bongan ini sembari meringis memegang kantung kateter untuk menampung air seninya.

 

Mantan pegawai Bagian SDM di sebuah perusahaan air mineral ini menambahkan dokter dari pihak BRSUD Tabanan menyarankan agar dirinya dioperasi karena saat dilakukan USG panggul tanggal 6 Juli lalu ditemukan batu pada saluran kandung kemih berdiameter 3 cm.

“Ini besar sekali ukurannya dan menyebabkan sering terasa nyeri saat mau buang air kecil. Kalau ukurannya kecil masih bisa dikeluarkan dengan banyak-banyak minum air. Tapi jika segede ini batunya mesti dihancurkan dengan cara ditembak laser. Dijanjikan operasinya paling lambat seminggu ini. Terima kasih Turah Panji sudah bersedia mengunjungi tiyang disini,” ungkap Relawan Panji Tabanan ini lirih kepada Panji Astika.

Mendengar keluhan dan permasalahan yang dihadapi oleh Nyoman Suparwa membuat hati Panji Astika terenyuh dan prihatin. Menurutnya persoalan ini muncul akibat minimnya layanan dokter spesialis urologi dan lemahnya manajemen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang prima kepada pasiennya.

“Manajemen rumah sakit harus ditata ulang. Jangan setengah-setengah, ada rumah sakit daerah di kota dan ada yang di Desa Nyitdah. Lebih efektif pusatkan dan optimalkan fasilitas layanan medis di Nyitdah beserta penambahan dokter spesialisnya sehingga masyarakat lekas mendapatkan penanganan kesehatan. BRSUD Tabanan yang ada di tengah kota dijadikan taman kota saja,” tegas Panji Astika yang juga bakal calon Bupati Tabanan untuk Pilkada Serentak 2020 ini.

Yang paling penting diperhatikan dan diprioritaskan bagi Panji Astika adalah bidang kesehatan. “Jangan sampai masyarakat yang sudah susah hidupnya dan terhimpit biaya akibat tidak ada penghasilan selama pandemi mesti dibebankan lagi dengan kondisi layanan rumah sakit yang rumit,” pungkasnya sambil menyerahkan sekadar tali kasih untuk meringankan biaya pengobatan kepada Nyoman Suparwa.

Untuk diketahui batu kandung kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapan mineral di dalam kandung kemih. Saat batu kandung kemih menyumbat saluran kemih, akan timbul keluhan berupa sulit dan nyeri saat buang air kecil, bahkan kencing berdarah (hematuria) demikian dikutip dari situs alodokter.com yang ditinjau oleh dr. Merry Dame Cristy Pane.

Batu kandung kemih bisa terjadi siapa saja, termasuk anak-anak. Namun, penyakit ini lebih sering dialami oleh pria yang berusia di atas 52 tahun, dan risiko mengalami batu kandung kemih akan meningkat jika pria mengalami pembesaran prostat.

Kondisi-kondisi yang dapat memicu terbentuknya batu kandung kemih adalah antara lain peradangan akibat infeksi kandung kemih. Peradangan akibat terapi radiasi (radioterapi) di area panggul. Pembesaran prostat, penyakit yang memengaruhi persarafan kandung kemih, seperti diabetes, cedera tulang belakang, dan stroke.

Selain kondisi di atas, sering makan makanan berlemak, manis, atau tinggi garam, dehidrasi yang berkepanjangan, dan kekurangan vitamin A atau B juga bisa memicu batu kandung kemih.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close