Bali

Nyoman Sutedja: Meja Kebaikan dan Kejujuran Bagian dari Sraddha dan Bhakti

Warga terlihat mengambil sembako di Meja Kebaikan dan Kejujuran di Desa Buahan, Kecamatan Tabanan, Bali Selasa (5/5).

Tabanan (BBN INDONESIA) – Untuk meningkatkan kualitas hidup kita sebagai manusia banyak hal yang bisa dilakukan diantaranya berbuat kebaikan dan kejujuran. Kebaikan dapat diwujudkan dalam sikap tolong-menolong antar sesama dalam hidup merupakan hal yang begitu penting. Manusia sebagai makhluk sosial yang tidak mampu hidup sendiri karena harus berinteraksi sosial, saling membutuhkan serta berkumpul bersama orang lain.

Kejujuran erat kaitannya dengan hati nurani. Berucap dan berperilaku jujur merupakan suatu sikap tidak membohongi diri sendiri atau orang lain, menghargai orang-orang di lingkungan sekitar kita sekaligus pada diri sendiri. Hal tersebut adalah bagian dari implementasi Sradha (Keyakinan) dan Bhakti (Amal) kepada Tuhan dan juga umat manusia dalam Agama Hindu. Demikian penuturan tokoh perkapalan nasional, Nyoman Sutedja ketika menjelaskan makna dari Meja Kebaikan dan Kejujuran yang digelar di Desa Buahan, Tabanan, Bali Selasa (5/5).

“Dengan menggelar Meja Kebaikan dan Kejujuran di depan rumah kita merupakan sikap dan perilaku yang didorong oleh hati nurani di tengah krisis ekonomi global akibat virus Corona. Caranya menaruh sesuatu atau sembako untuk selanjutnya diambil oleh saudara-saudara kita yang kekurangan agar mereka bisa bertahan hidup hari ini. Demikian pula kita harapkan yang berlebih dapat ikut berbagi di sini,” papar pria kelahiran Desa Buahan yang memiliki sekolah pelayaran di Semarang dan pernah membangun kapal cargo di Jerman.

Sebuah riset dari University of Chicago Booth School of Business mengeksplorasi konsekuensi kejujuran dan kebaikan dalam keseharian.

Peneliti ingin membuktikan bahwa sebenarnya setiap orang mampu berbuat baik, berkata dan bersikap jujur. Sebab, hal yang demikian sangat sederhana, sama sekali tidak sulit.

Sedangkan berbicara mengenai Kesetiakawanan Sosial menurut Inspirator Meja Kebaikan dan Kejujuran AA. Ngurah Panji Astika, ST., adalah nilai dasar yang terwujud dalam bentuk pikiran, sikap, dan tindakan saling peduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat dan harga diri setiap warga negara Indonesia.

“Satu Meja Kebaikan dan Kejujuran kini hadir di desa Buahan. Salah satu sahabat senior Pak Nyoman Sutedja menjadi inisiator untuk lingkungannya sendiri. Terima kasih atas kebaikannya, semoga menjadi inspirasi untuk kita semua,” pungkasnya saat ditemui di sela-sela gerakan Meja Kebaikan dan Kejujuran yang hingga saat ini telah memasuki hari ke-10 Puri Anom Tabanan, Bali.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close