Bisnis

Menparekraf kenang Glenn Fredly dan impiannya untuk Kota Ambon

Jakarta (BBN INDONESIA) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengenang sosok musisi Glenn Fredly yang baru saja meninggal dunia sebagai sosok yang inspiratif dan memiliki keinginan kuat menjadikan Ambon sebagai Kota Musik.

Wishnutama mengaku sempat berdiskusi glenn fredly setelah Kota Ambon, Maluku, itetapkan sebagai Kota Musik oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan dunia (UNESCO).

“Setelah Ambon ditetapkan menjadi kota musik oleh UNESCO, saya langsung kontak Glenn. Karena kami berencana tahun ini ingin membuat festival musik di Ambon,” kata Menparekraf saat diskusi virtual bertema “Jejak Musikalitas Glenn Fredly Untuk Negeri” bersama sejumlah tokoh industri kreatif dan pelaku seni, Senin.

Menparekraf juga mengaku kehilangan musisi yang memiliki nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo itu.

“Kita semua sangat berduka kehilangan almarhum, semoga karya Glenn tetap abadi dan semangatnya selalu berada di hati kita semua. Selama saya bekerja sama dengan beliau, tidak ada satupun penampilannya yang mengecewakan,” ujarnya.

Namun, Menparekraf juga menjelaskan di tengah situasi pandemi COVID-19 ini, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif paling terdampak, sehingga festival musik di Ambon yang direncanakan tahun ini pun harus tertunda.

Dalam diskusi virtual tersebut, hadir pula Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf, dan sejumlah musisi dan tokoh industri kreatif yang menjadi panelis, seperti Ruth Sahanaya, Addie MS, Edo Kondologit, Enteng Tanamal, Ari Juliano Gema, Candra Darusman, Andre Hehanussa, dan Rio Febrian.

Sementara itu Walikota Ambon Richard Louhenapessy juga mengatakan sosok Glenn Fredly menjadi inspirasi bagi masyarakat Ambon.

“Banyak artis di Indonesia, namun Glenn menjadi satu sosok yang berbeda. Tidak hanya di musik. Ia juga selaku inspirator bagi artis dan masyarakat dalam menggerakkan hal-hal apapun dan elalu menjadi inisitor tanpa melihat SARA,” katanya.

Richard Louhenapessy berniat ingin mengenang dan menjadikan kisah Glenn Fredly dalam museum atau sebuah buku, yang nantinya dapat menjadi referensi bagi masyarakat Kota Ambon dan menjadi referensi juga buat musisi Indonesia.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close