Sumatera Utara

MASATA Sumatera Utara Resmi Dilantik

Medan – (BBN INDONESIA) – Pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan dan Pelantikan Pengurus Inti oleh Sekretaris Jenderal MASATA Pusat, Andi Azwan pada Sabtu (03/10/2020) menutup keseluruhan rangkaian acara Pelantikan 43 DPD/DPC MASATA se-Indonesia termasuk Sumatera Utara.

Dilaksanakan secara hybrid (fisik dan virtual) lewat zoom cloud meetings di ruang rapat DI Panjaitan Lt.2 Witel Jakarta Timur karena pandemi COVID-19, tak mengurangi kelancaran dari pelaksaanan acara yang dihadiri hampir 700 pengurus MASATA dari seluruh Indonesia dan dimulai pada pukul 09.00 WIB-11.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum MASATA, Panca Rudolf Sarungu.

“Dengan mengedepankan visi dan misi MASATA yakni terciptanya iklim pariwisata yang kondusif terarah dan berkesinambungan serta didukung program CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental) dan E-learning oleh para pakar, bersinergi dan berkolaborasi dengan asosiasi pariwisata lainnya yakin percepatan pertumbuhan perekonomian di tengah wabah COVID-19 yang belum tahu kapan akan berakhir optimis dapat terwujudkan”, Panca R Sarungu menyampaikan hal ini dalam kata sambutannnya.

“MASATA tidak hanya sebuah organisasi non-profit pariwisata saja tapi juga mitra pemerintah dalam hal pengawasan program dan kebijakan agar sampai di masyarakat tepat guna dan tepat sasaran, bukan pekerjaan yang tidak mudah tapi dengan melibatkan masyarakat dalam kepengurusan, yang tidak hanya pelaku dan insan pariwisata saja tetapi juga berbagai profesi, apa yang menjadi tujuan pemerintah segera terwujudkan, pembentukan desa-desa wisata di tanah air salah satunya”, tambah Panca R Sarungu.

“Hari ini merupakan momen bersejarah dimana pariwisata Indonesia memiliki satu lagi wadah pariwisata yakni MASATA yang diakui pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berbasis masyarakat untuk bersama pemerintah bersinergi mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat yang adil dan makmur serta percepatan pertumbuhan perekonomian di masa pandemi COVID-19”, JR Martin M Siagian, Ketua DPD Sumatera Utara dalam keterangannya.

“Dengan menggali dan mengembangkan terus seluruh potensi sumber daya alam pariwisata yang luar biasa di daerah khususnya di Sumatera Utara dengan target 34 DPC dan melibatkan tidak hanya pelaku di industri pariwisata, tetapi juga pemerhati dan pecinta pariwisata dan masyarakat, niscaya kesejahteraan yang diharapkan dapat terwujudkan”, JR Martin M Siagian, menambahkan keterangannya.

Hal senada juga disampaikan Yan Djuna, Kepala Bidang Pemberdayaan Komunitas Pariwisata dan UMKM MASATA DPD Sumatera Utara di kesempatan terpisah yang juga turut hadir di acara zoom cloud meetings Pelantikan 43 Pengurus MASATA Se-Indonesia.

“Bersyukur akhirnya pada hari ini, seluruh pengurus DPD/DPC MASATA di seluruh tanah air Indonesia dilantik langsung oleh Ketua Umum MASATA, Bapak Panca Rudolf Sarungu, pandemi COVID-19 tak menghalangi perhelatan akbar pada hari ini yang berjalan lancar untuk selanjutnya semua pengurus di setiap daerah terus berkoordinasi, berkonsultasi, bersinergi dan berkolaborasi tentang program-program MASATA”.

“Keberadaan dan posisi MASATA kini diakui, artinya tidak sembarangan dan setiap pengurusnya harus bangga untuk bersama-sama dengan pemerintah memajukan pariwisata dan UMKM Indonesia untuk mendatangkan devisa negara karena pariwisata ditambah usaha kerakyatan yang berkesinambungan adalah penyelamat perekonomian bangsa”, tambahnya

Acara pelantikan turut mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio yang dalam kesempatan ini diwakili Wisnu B Tarunajaya, Deputi Bidang Sumberdaya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dam Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dalam kesempatan ini memaparkan betapa atraksi yang menarik, aksesbilitas yang mudah dan amenitas yang berkualitas sangat penting bila ingin pariwisata Indonesia tidak hanya Bali saja, sebagai tujuan wisata dunia.

Acara pelatikan juga dihadiri Didien Junaedy, Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) dimana MASATA terdaftar sebagai anggota.

Untuk menyegarkan ingatan, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) terbentuk pertama sekali pada tanggal 04 April 2018 di Pulau Bali. MASATA saat ini ada di 43 DPD/DPC se-Indonesia dengan target 250 DPD/DPC dan ratusan pengurus yang diharapkan akan bekerja bersama merealisasikan sapta pesona dan menghasilkan karya luar biasa, diantaranya terciptanya desa-desa wisata di masing-masing daerah dengan dukungan pemerintah pusat.

Di akhir acara diumumkan bahwa MASATA bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) di Provinsi Lampung, pada Kamis (08/10/2020) mendatang dengan tema “Intra and Nearby Island Travel” di Hotel Bukit Randu. Diharapkan setiap daerah mengirimkan minimal satu orang utusan untuk turut serta ambil bagian pada kegiatan. (rls/juna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close