Monday, 27-09-2021
Jakarta

Lain Lain, Anies Nyungsep ke Got

Jakarta (BBN INDONESIA) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terperosok ke dalam parit saat menyapa warga di Koja, Jakarta Utara (Jakut), Sabtu (11/9/2021).

Video terkait peristiwa tersebut berdurasi 26 detik beredar di media sosial yang merekam kaki orang nomor satu di DKI ini jatuh alias kecebur ke dalam selokan kecil (got) yang berada di sebuah gang kecil saat menyapa penduduk sekitar. Anies terlihat tak menyadari jika di samping kanannya ada got.

Gubernur Anies Baswedan diketahui datang meninjau kegiatan vaksinasi Corona bagi warga di lokasi tersebut.

Dalam video viral itu, awalnya terlihat petugas pengamanan berjalan di depan Anies.

Para petugas itu meminta warga di sekitar lokasi untuk menjaga jarak.

Anies kemudian tampak berjalan sambil menyapa warga yang bergantian memanggil namanya. Anies tampak tak melihat ke depan.

Dia terlihat berjalan sambil melihat dan melambaikan tangan ke arah warga. Tiba-tiba Anies terperosok ke dalam got.

 

Sejumlah orang di lokasi berusaha memegangi Anies. Ada orang yang langsung membantu Anies berdiri. Sejumlah warga terdengar berteriak.

Kapolsek Koja Kompol Abdul Rasyid membenarkan insiden terceburnya kaki Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di selokan pemukiman warga saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di RW 07, Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Rasyid mengaku, ia mendapatkan laporan dari anggotanya atas insiden yang terekam kamera handphone warga dan tersebar di media sosial itu.

“Karena saya lihat di depannya Pak Gubernur sambil jalan masih longgar,” kata Rasyid saat dimintai konfirmasi wartawan, Jakarta, Sabtu (11/9/21).

Ia pun menduga Anies tak memperhatikan got di sisi kanannya saat melambaikan tangan dan melihat ke arah warga yang ada di sisi kirinya.

Atas insiden nyungsepnya Gubernur DKI, Rasyid menyayangkan para  ajudan Anies yang tak menjaga sisi kanan hingga peristiwa itu terjadi.

“Habis melambaikan tangan sama masyarakat karena tidak kehati-hatian kejeblos kakinya ke got. Itu ajudan para pengawalnya gimana, berarti tidak menjaga bosnya. Saya sangat sayangkan kenapa ajudannya tidak melekat sama bosnya,” pungkas Rasyid. (BBN/012)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button