Monday, 27-09-2021
Hukum

Korbannya Anak Anak, Pria Penyebar Wafer Berisi Silet Ditangkap

Jakarta (BBN INDONESIA) – Siapa sosok pria misterius penyebar wafer berisi serpihan benda tajam kepada anak-anak di Jember, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Pelaku diketahui seorang bapak-bapak berinisial AG dan berusia 43 tahun berhasil ditangkap polisi.

“Pelaku tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) itu merupakan warga Jalan Manggis, Kelurahan Jember Lor, yang ditangkap di salah satu warung di depan RSD dr Soebandi Jember,” terang Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna, dikutip dari medcom.id, Selasa, 3 Agustus 2021.

AG mengakui perbuatannya dengan menyebarkan dan mengemas makanan ringan berisi silet, seng, kawat dan pecahan besi lainnya. Polisi langsung menggeledah kediaman pelaku.

“Hasilnya ditemukan beberapa bahan dan alat membuat makanan yang berisi pecahan potongan benda tajam berbahaya, sehingga barang bukti itu juga diamankan polisi,” tuturnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima buah makanan wafer yang sudah diisi potongan benda tajam berbahaya, kemudian tiga buah gunting, 1 buah tang potong, 1 buah tang catut, 1 buah toples kecil berisi seng, kawat berapa jenis paku dan bahan besi lainnya, 2 buah korek api serta 1 buah kotak tempat membuat makanan.

Motif pelaku

AG mengaku perbuatannya ini dilakukan untuk syarat menolak bala. Sebab, ia sering mendapatkan kiriman makanan yang berisi potongan silet.

“Tapi semua pengakuan itu kita dalami, sehingga kita bisa memastikan kebenaran dari keterangan terduga pelaku ini,” tegas Komang.

Modus pelaku

Modusnya, setelah membeli wafer, membuka bungkusnya dan menyisipkan silet maupun benda tajam berbahaya lain. Lalu AG memberikan wafer tersebut kepada anak-anak.

Kini AG masih dalam pemeriksaan intensif penyidik Satreskrim di Mapolres Jember. Pelaku terancam dijerat pasal 204 KUHP tentang mengedarkan barang berbahaya dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Terjadi juga di  Patrang

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo, pada Selasa, 3 Agustus 2021 juga menyatakan ada pria tidak dikenal membagikan wafer kepada anak-anak dan setelah dibuka isinya benda-benda berbahaya yang tajam.

Pria misterius tersebut membungkus makanan ringan tersebut dengan rapi. Seperti snack pada umumnya.

“Wafer berisi potongan benda tajam itu dibungkus dalam kemasan makanan ringan seperti pada umumnya dan rapi, sehingga terkesan belum dibuka dan masih baru,” tuturnya.

Saat ini, lanjut dia, ada dua anak menjadi korban aksi dari misterius tersebut. Keduanya anak berusia 3 tahun dan 9 tahun yang kedapatan menerima makanan ringan oleh orang tidak dikenal, berisi serpihan benda tajam.

“Untuk saat ini pelaku masih dalam penyelidikan Polsek Patrang. Namun, kami sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku yang membagikan makanan ringan itu kepada anak-anak di Jalan Cumpedak,” katanya.

Heri mengimbau kepada masyarakat yang mendapati kasus sama di wilayah Kecamatan Patrang untuk segera melapor ke Mapolsek agar diketahui pergerakan pelaku tersebut. Para orang tua juga diminta lebih waspada dan berhati-hati dalam menjaga anaknya.

“Kami minta waspada, terutama menerima pemberian makanan dari orang yang tidak dikenal. Sebaiknya dicek terlebih dahulu sebelum dimakan,” ujarnya.

Sementara salah seorang warga Jalan Cumpedak, M Yasin mengatakan anak-anaknya mendapatkan makanan ringan wafer dari laki-laki yang tidak dikenal. Anaknya sempat memakan wafer itu tapi akhirnya dimuntahkan karena terasa keras.

“Anak-anak memberitahu saya tentang pemberian orang tidak dikenal. Saya langsung mengecek isi makanan ringan dan memang benar ada serpihan isi pisau cutter, isi staples, dan benda tajam di dalam wafer itu,” katanya.

Makanan ringan wafer yang berisi benda-benda tajam tersebut diamankan di Mapolsek Patrang sebagai barang bukti. Penyidik masih memburu pelaku yang membagikan wafer tersebut kepada anak-anak di Jalan Cumpedak. (BBN/011/medcom)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button