Bali

KOMUNITAS KNB DISTRIBUSIKAN 150 PAKET SEMBAKO KE SETIAP DAERAH

Pemberian beberapa kotak susu kepada anak-anak di Kampung Pemulung, Denpasar, Bali

Denpasar (BBN INDONESIA) – Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) sejak Maret 2020 hingga saat ini telah mendistribusikan kurang lebih 150 paket sembako bagi masyarakat di setiap daerah di Bali terkait dengan dukungan bagi penanganan pandemi COVID-19.

“Selama masa COVID-19 ini kita bagi nasi kotak dan distribusi sembako untuk para pekerja informal atau harian dan tempatnya sudah kita bagi merata setiap daerah di Singaraja, Tabanan, Klungkung, Gianyar, Karangasem, Denpasar, Badung, sedangkan untuk Jembrana sendiri belum dilakukan karena belum ada PIC di sana,” kata salah satu anggota Komunitas KNB, Muhammad Imran Syaban, dihubungi melalui telepon di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan Komunitas KNB melakukan pendistribusian sembako setiap seminggu sekali, tepatnya pada Minggu.

Sumber dana untuk kegiatan kemanusiaan itu, kata dia, dari para donatur yang menitipkan rezekinya kepada komunitas KNB untuk selanjutnya kelola menjadi program bantuan tersebut dan disalurkan oleh komunitas itu kepada mereka yang berhak.

“Di setiap kabupaten/kota dibagikan 15-20 sembako, ada masker dan ‘hand sanitizer’ (cairan pembersih tangan)  juga. Yang kami berikan adalah para pedagang keliling, pemulung, ojek ‘online’ (daring), yang kita jumpai di jalan secara acak,” katanya.

Pada Selasa ini, Komunitas KNB juga mengalokasikan 100 paket sembako, 180 nasi bungkus, enam boks susu satu liter, serta ratusan masker untuk disalurkan kepada warga yang tersebar di Kabupaten Badung, Gianyar, Tabanan, Buleleng, Klungkung, Karangasem, dan Kota Denpasar.

“Walaupun tidak banyak sembako yang kami bagikan di masing-masing kabupaten, tapi rutin tiap minggu dilakukan dan sejauh ini belum ada kendala, semua itu bisa diatasi,” kata Imran.

Ia menjelaskan penyaluran bantuan oleh pegiat komunitas itu dengan menerapkan ketentuan terkait dengan pandemi COVID-19, antara lain menjaga jarak antarorang dan menghindari terjadinya kerumuman massa.

Ia menyebut personel komunitas yang turun ke lapangan untuk setiap daerah berjumlah empat orang dengan satu mobil.

Pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa tempat usaha dalam pendistribusian, antara lain masker, totebag, sembako, dan cairan pembersih tangan.

Untuk wilayah Karangasem, Komunitas KNB juga bekerjasama dengan Polsek Karangasem dalam pendistribusiannya.

“Untuk penerima sembakonya tidak ada yang menolak, semua menerima. Selain itu, terkait rencana ke depannya juga berencana akan menggandeng komunitas lain. Tapi, untuk pemda masih belum. Kami masih bergerak independen dulu,” ucap dia.

Komunitas KNB juga membuka kesempatan kepada pihak-pihak yang ingin menyalurkan donasi, baik berupa barang maupun uang, kepada masyarakat yang membutuhkan. (bbn/ant)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close