Politik

Kemenpan RB gelar bimtek virtual pelayanan publik di tengah pandemi

Jakarta (BBN INDONESIA) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menggelar bimbingan teknis mengenai pelayanan publik secara virtual dalam jaringan di tengah pandemi COVID-19.

Deputi bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan bimtek virtual digelar kepada sejumlah pemerintah daerah dan kali ini diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta pada 14 April 2020.

“Banyak hikmah dan sisi positif yang dapat diambil di tengah wabah ini termasuk cara kerja sehingga perlu optimalisasi pelaksanaan bimtek secara online meski terdapat keterbatasan,” kata dia.

Menurut Diah pelayanan dan upaya perbaikan layanan harus terus berjalan meski saat ini dalam kebijakan pembatasan sosial untuk memutus penyebaran COVID-19.

Kegiatan bimtek virtual daring tersebut bertujuan mendalami beberapa materi yakni terkait penerapan standar pelayanan publik (SPP), pelaksanaan survei kepuasan masyarakat (SKM), penyelenggaraan forum konsultasi publik (FKP), serta penyelenggaraan pelayananan publik sarana prasarana berkebutuhan khusus.

Sesi pertama bimtek virtual ini diikuti oleh biro atau bagian organisasi, DPMPTSP, dan dinas pariwisata dari Provinsi Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kulonprogo, Gunung Kidul, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.

Sementara, sesi kedua diikuti peserta dari biro atau bagian organisasi, DPMPTSP, dan dinas pariwisata dari Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Brebes, dan Kabupaten Cilacap. Tercatat sebanyak 37 peserta hadir dalam bimtek sesi pertama, dan 35 peserta pada sesi kedua.

Bimtek dibuka oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah III Kemenpan RB Damayani Tyastianti. Damayani mengatakan bimtek virtual itu baru pertama kali digelar.

“Tujuan kegiatan bimtek ini sejalan dengan arahan presiden terkait peningkatan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan iklim investasi termasuk destinasi pariwisata internasional,” ujar Damayani


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close