Hukum

Kakanwil: Kerusakan Lapas Manado akibat kerusuhan masih inventarisir

Kita sedang menginventarisasi, gedung atau ruang bagian-bagian yang rusak. Nanti akan kita tafsir, untuk menentukan berapa kerugian akibat dari kerusuhan itu

Manado (BBN INDONESIA) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara, Lumaksono mengatakan kerusakan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tuminting Manado, akibat adanya kerusuhan dilakukan narapidana pada Sabtu (11/4), masih diinventarisasi.

“Kita sedang menginventarisasi, gedung atau ruang bagian-bagian yang rusak. Nanti akan kita tafsir, untuk menentukan berapa kerugian akibat dari kerusuhan itu,” kata Lumaksono, di Manado, Minggu.

Ia menambahkan, itu nantinya akan dilakukan tim dari Jakarta, yakni Direktorat Keamanan dan Ketertiban Kemenkumham RI. Saat ini ada sekitar 100 narapidana yang sudah dipindahkan ke Lapas lainnya di daerah itu.

“Telah dipindahkan ke tiga Lapas masing-masing 40 narapidana, 30 narapidana dan 30 narapidana,” ucapnya.

Menurut dia, penyebab terjadinya kerusuhan di Lapas Manado diduga adanya narapidana kasus narkoba yang iri kepada narapidana umum yang mendapatkan asimilasi.

Sementara itu, pada Minggu (12/4) sejumlah petugas kepolisian seperti dari Inafis Polda Sulut masih berada di Lapas Manado dalam melakukan penyelidikan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close