Monday, 27-09-2021
Bali

HUT ke-48 PDI Perjuangan, Jokowi Tegaskan Bajak Momentum Krisis

Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan secara virtual.

Jakarta (BBN INDONESIA) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan secara virtual (zoom meeting) dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021).

Acara ini diikuti oleh segenap kepala daerah, anggota dewan, tokoh-tokoh PDI Perjuangan dan kader-kadernya di seluruh Indonesia termasuk di Bali yang digelar di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di Renon, Denpasar. Hadir diantaranya Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, anggota DPRRI Fraksi PDI Perjuangan Made Urip dan I Gusti Agung Rai Wirajaya dan lain-lain.

Dalam pidatonya Kepala Negara menyampaikan sejumlah hal terkait dengan ujian sekaligus peluang yang dihadapi bangsa ke depan.

“Pada tahun 2020 yang baru saja kita lalui benar-benar menguji ketangguhan kita sebagai bangsa besar. Ujian yang tidak mudah, sangat sulit,” tegas Presiden.

Presiden yang hadir mengenakan jaket merah mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah mengakibatkan krisis kesehatan dan ekonomi di seluruh dunia.

“Sebanyak 215 negara di seluruh dunia mengalami masalah yang sama,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan bahwa Pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang luar biasa untuk keluar dari dampak krisis. Masyarakat juga harus memulai cara-cara hidup baru.

Presiden menyampaikan seluruh rakyat harus bersyukur Indonesia termasuk negara yang mampu mengelola tantangan tersebut.

“Keseimbangan ini harus kita jaga. Sebentar lagi vaksinasi akan kita mulai. Namun, saya titip agar tetap disiplin protokol kesehatan,” sebut Presiden.

Presiden menekankan bahwa vaksin yang akan digunakan di Indonesia adalah vaksin yang sudah diuji melalui penelitian berbagai negara dan mendapatkan rekomendasi BPOM serta dinyatakan kehalalannya oleh MUI.

Presiden juga mengatakan bahwa pada tahun 2021 program Perlindungan Sosial akan terus dilanjutkan agar bisa melindungi rakyat dari dampak krisis kesehatan dan ekonomi dari pandemi COVID-19.

“Sudah saatnya momentum krisis ini kita bajak untuk melakukan lompatan-lompatan, saatnya kita mencanangkan target 25 tahun lagi pada usia 1 abad RI kita capai kemajuan besar menjadikan Indonesia negara yang maju, adil, dan makmur. Semua itu bisa kita capai jika kita mempunyai pondasi kebangsaan yang kukuh. Seluruh pihak harus bergotong-royong memperkuat persatuan Indonesia, membumikan Pancasila, menuju Indonesia adil dan makmur,” pungkas Jokowi.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button