Finansial

Himbara bereskan restrukturisasi kredit Rp441 triliun dalam 3,5 bulan

Jakarta (BBN INDONESIA) – Kementerian BUMN mengungkapkan bank-bank Himbara yang terdiri dari Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BTN telah selesai melaksanakan restrukturisasi kredit sebesar Rp441 triliun dalam waktu 3,5 bulan.

“Dalam waktu 3,5 bulan setelah keluarnya POJK mengenai restrukturisasi kredit, bank-bank Himbara sudah selesai melaksanakannya,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu.

Total restrukturisasi kredit yang dilakukan adalah sebesar Rp441 triliun, dengan detailnya untuk UMKM itu mulai dari KUR sebesar Rp51 triliun, kemudian sektor mikro sebesar Rp74 triliun, lalu untuk sektor UKM sebesar Rp104,6 triliun, sehingga totalnya hampir Rp230 triliun.

Arya juga menambahkan bahwa selain itu restrukturisasi bagi sektor consumer dan wholesale total jumlahnya sebesar Rp211 triliun.

“Jadi total Rp441 trilliun itu adalah utang yang sudah berhasil direstrukturisasi dan diselesaikan teman-teman Himbara dalam tempo 3,5 bulan,” katanya.

Total restrukturisasi kredit Rp441 triliun yang diselesaikan oleh bank-bank Himbara tersebut terdiri dari total restrukuturisasi kredit Rp171,9 triliun yang diselesaikan oleh Bank BRI, kemudian Bank Mandiri Rp112,4 triliun, Bank BNI Rp120,2 triliun, dan Bank BTN Rp36,46 triliun.

“Apa yang diminta bapak Presiden Joko Widodo untuk mempercepat restrukturisasi ekonomi yang berhubungan langsung dengan rakyat itu dalam tempo 3,5 bulan sudah dilaksanakan Himbara,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN tersebut.

Arya berharap dengan restrukturisasi yang dilakukan BUMN ini akan membantu UMKM sehingga dampak pandemi COVID-19 ini bisa membuat mereka tetap bisa bergerak, tidak dibebani beratnya cicilan utang mereka.

Selain itu, hal tersebut juga diharapkan bisa membuat UMKM kembali bisa bergerak dan menumbuhkan ekonomi nasional.

Arya mengatakan bahwa permintaan Presiden Jokowi untuk percepatan geliat UMKM dan bidang swasta lainnya, apalagi yang berkaitan dengan konsumer bisa diterima oleh para pelanggan dan pelaku ritel. Harapannya hal ini juga bisa membuat masyarakat terbantu.

 


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close