Monday, 27-09-2021
Bali

Gencarkan e-Ticketing Obyek Wisata, BPD Bali Gandeng Pemkab Buleleng

Bupati Buleleng Agus Suradnyana mencoba layangan e-Ticketing bersama Dirut BPD Bali Nyoman Sudharma didampingi Kepala BPD Bali Cabang Singaraja, I Made Sudarma, S.E, M.M dan Kepala Cabang Seririt Sanjaya Caesar, S.H, M.H

Buleleng (BBN INDONESIA) – E-Ticketing atau electronic ticketing merupakan suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan tiket. Semua informasi mengenai e-Ticketing disimpan secara digital dalam sistem komputer terpusat (server). Untuk mewujudkan transparansi pendapatan kini Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Singaraja bersinergi dengan BPD Bali Cabang Seririt dalam mewujudkan pembayaran e-Ticketing pada 10 Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Kabupaten Buleleng. Sinergi ini terlaksana diawali dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan Secara Elektronik di DTW Air Panas Banjar untuk Pengelolaan Pendapatan 10 DTW di Kabupaten Buleleng antara Bank BPD Bali yang dilakukan oleh Direktur Utama BPD Bali, Nyoman Sudharma, S.H, M.H dengan menggandeng Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, di Banjar, Buleleng Jumat (20/11/2020).

Direktur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma didampingi Kepala BPD Bali Cabang Singaraja, I Made Sudarma, S.E, M.M dan Kepala Cabang Seririt Sanjaya Caesar, S.H, M.H menyampaikan bahwa Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bertepatan dengan peluncuran tiket elektronik atau disebut juga e-tiket di 10 DTW se-Kabupaten Buleleng.

“Kita awali dari DTW Air Panas Banjar, sehingga laporan keuangan dari retribusi DTW akan menjadi lebih akuntabel dan transparan. Inipun merupakan sinergi BPD Bali Cabang Singaraja dan juga BPD Seririt,” ucapnya.

 

Kegiatan hari ini menurut Sudharma tidak hanya diberlakukan untuk DTW Air Panas Banjar saja, namun terdapat total 10 DTW di Kabupaten Buleleng dilakukan elektronifikasi tiket.

“Ada 10 DTW di Buleleng yang melakukan elektronifikasi tiket dan telah disepakati oleh Pemkab Buleleng dengan Bank BPD Bali,” jelasnya.

Di tempat yang sama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyampaikan bahwa Pemkab Buleleng menerapkan sistem tiket elektronik yang dimulai di DTW Pemandian Air Panas Kecamatan Banjar, Buleleng. Hal ini untuk transparansi dan pemanfaatan data atau memudahkan pengumpulan informasi wisatawan yang berkunjung lewat sistem tiket elektronik.

“Sistem ini nantinya juga memudahkan wisatawan yang bisa membeli tiket. Dengan tiket elektronik ini wisatawan akan mendapatkan barcode untuk dipindai di pintu masuk tempat wisata. Sistem tiket elektronik ini dirancang bersama BPD Bali,” terang Bupati Agus Suradnyana yang berlatarbelakang pengusaha ini.

Suasana DTW Air Panas Banjar (foto: Pemkab Buleleng)

Pemandian Air Panas Desa Banjar, Kecamatan Banjar dipilih menjadi lokasi pertama penerapan tiket elektronik, karena destinasi ini telah mendapatkan sertifikasi aman Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Bali. Mengingat ada banyak keuntungan dari penerapan tiket elektronik yakni lebih efisien, tidak perlu lagi memproduksi tiket manual.

“Begitupun dari sisi pelaporan juga lebih mudah dan secara langsung terekam otomatis serta transparan serta mengurangi kontak fisik dan meminimalisir penggunaan uang secara tunai selama dan setelah masa pandemi,” pungkasnya.

Wisata Air Panas Banjar sebagai pilot project penerapan e-Ticketing untuk menyukseskan sistem pembayaran non tunai yang sedang digebrakkan oleh pemerintah. Sistem e-Ticketing disebutkan memudahkkan pengawasan dan pelaporan penjualan dari kunjungan wisatawan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button