Bali

Ditengah Covid-19, Pembatalan Urusan Akte ke Notaris Capai 60-90 Persen

I Made Pria Dharsana saat berbincang-bincang di Desa Ketewel, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali Jumat (1/5).

Gianyar (BBN INDONESIA) – Banyak terjadi pembatalan pengurusan akte-akte dan badan hukum di kantor-kantor notaris di tengah pandemi COVID-19 ini. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Perundang-Undangan PP IPPAT, I Made Pria Dharsana, Jumat (1/5) di Desa Ketewel, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Hal itu disebabkan, telah adanya penutupan penerbangan serta adanya pembatasan-pembatasan yang memang harus dilakukan dalam kondisi seperti saat ini.

“Dalam kondisi seperti saat ini,memang ada pembatalan-pembatalan yang dilakukan dengan klayen dalam kepengurusan yang berkaitan dengan kenotarisan,” jelasnya.

Jika dilihat jumlah pembatalan yang telah dialami para anggota dengan para klayen misal, berasal atau dari wilayah PSBB serta adanya penutupan penerbangan jumlahnya mencapai kurang lebih 80 sampai 90 persen.

“Selain itu, jika dilihat terjadinya pembatalan selain dari 80 sampai 90 persen dengan klayen khususnya di Provinsi Bali ditengah wabah virus Corona mencapai 60 sampai 70 persen. Tentu jumlah tersebut selama klayen masih berada di Bali tentunya,” ujarnya.

Selain itu, dalam kondisi seperti saat ini para anggota juga telah melakukan pembatasan buka-tutup operasional kantor. Tentu dengan tujuan dapat membatasi penyebaran virus Corona. Atau dengan kata lain, dapat menjaga kenyamanan secara bersama-sama, baik dengan anggota maupun dengan para klayen ditengah-tengah merebaknya wabah virus Corona seperti yang masih seperti saat ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close