Monday, 27-09-2021
Politik

BPIP apresiasi kampung sawah sebagai percontohan Kampung Pancasila

Bekasi (BBN INDONESIA) – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengapresiasi keberadaan Kampung Sawah yang berlokasi di RT 03/03 Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, sebagai percontohan ‘Kampung Pancasila’.

“Tidak salah kampung ini mendapat julukan bentengnya Kampung Pancasila,” kata Deputi 5 BPIP Rima Agristina saat meninjau Kampung Sawah, Senin.

Rima mengatakan kehadiran Kampung Pancasila menjadi angin segar di tengah minimnya penerapan nilai-nilai Pancasila di era masyarakat milenial dengan transformasi digitalnya.

“Aplikasi nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur, edukasi nilai-nilai Pancasila harus terus digelorakan, termasuk di lokasi ini,” ucapnya.

Dia menyebut aplikasi nilai-nilai Pancasila terlihat jelas di kampung ini seperti keberadaan beberapa tempat ibadah beda agama secara berdekatan namun tidak menjadi polemik warganya.

Hal ini menandakan warga di kampung ini tetap menjunjung tinggi toleransi beragama, menjaga persaudaraan satu sama lain tanpa memandang suku, agama, ras, serta antargolongan.

“Ini bukti pengaplikasian nilai-nilai Pancasila diterapkan dengan baik di kampung sawah ini, makanya layak untuk jadi Kampung Pancasila. Saya berharap kampung-kampung lain ikut meniru kampung ini,” katanya.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan pemerintah daerah akan terus berupaya menjadikan Kota Bekasi sebagai Kota toleran, persaudaraan, serta Kota Damai yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya turut mengapresiasi warga Kampung Sawah yang mampu menjaga toleransi umat beragama dan hidup damai secara berdampingan,” katanya.

Tri mengaku pemerintah daerah sedang mengupayakan meminta pembebasan lahan seluas 4.000 meter persegi milik Kementerian PUPR untuk dapat dipinjam pakai guna pembangunan landmark Tugu Pancasila berikut sarana edukasi Pancasila.

“Kita sedang menunggu persetujuannya. Karena salah satu senjata kita saat ini untuk melakukan pendekatan kepada kaum milenial adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi dengan menyisipkan edukasi mengenai nilai-nilai Pancasila,” kata dia.(KR-PRA).


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button