Bali

Berawal Hobi, Milenial Tabanan Ciptakan Game VR Gamelan Bali

I Made Ochlan Pramana Putra, pencipta Game VR Gamelan Bali.

Marga (BBN INDONESIA) – I Made Ochlan Pramana Putra (22), seorang pemuda kreatif asal Desa Kuwum, Kecamatan Marga, kabupaten Tabanan, berhasil menciptakan Game Gamelan Bali berjenis Virtual Reality. Pria kelahiran 27 Oktober 1997 ini, merupakan lulusan S1 STMIK Primakara Bali.

Kuliah di jurusan Teknik Informatika membuatnya lebih akrab dengan gadget atau komputer, khususnya permainan digital. Oleh karena itu, pemuda yang akrab disapa Oklan ini sudah terbiasa membuat Game Android. Salah satu Game rancangannya berjudul “Belajar Memasak Nusantara The Game” yang dapat diunduh di Play Store.

Berawal dari hobinya tersebut, tercetus keinginan untuk kembali membuat game dengan tema belajar Gamelan Bali. Namun yang berbeda kali ini adalah Game tersebut berjenis Virtual Reality (VR).

Ide kreatifnya muncul karena rasa jengah. Ditengah padatnya jadwal perkuliahan, dirinya jarang berkumpul untuk bisa berlatih Gamelan Bali bersama teman-teman Sekaa Taruna-Taruni (STT) di banjarnya.

Dengan idenya tersebut, diharapkan budaya lokal khususnya Gamelan Bali, nantinya dapat terkenal di mancanegara melalui permainan digital yang diminati oleh para gamers internasional.

“Saya ingin membuat sebuah game yang bertema Virtual Reality, yang mana di masa depan akan diminati Gamers di pasar internasional, sekaligus saya ingin memperkenalkan budaya nusantara lewat Game simulasi Gamelan Bali,” ucap Oklan saat ditemui di kediamannya, Sabtu (17/10/2020).

Berawal dari Startup Rapid Raid Games yang dirancang bersama tim, proyek game ini mulai digarap pada akhir tahun 2019.

Konsepnya adalah menggabungkan seni nusantara dengan Game simulasi VR dengan tutorial didalamnya, yang bisa diunduh serta dimainkan oleh orang di seluruh dunia, bukan hanya oleh para Gamers, namun juga dapat dinikmati oleh para pecinta seni. Dengan Game ini, para pemain dapat merasakan sensasi layaknya bermain gamelan secara nyata.

Ditegaskan oleh Oklan, bahwa Game VR ini dibuat tanpa mengurangi unsur Taksu yang ada di Bali dan rasa hormatnya kepada para seniman dan pengrajin Gamelan Bali.

Game ini saya tegaskan tidak akan pernah menggantikan Taksu Bali, khususnya Seniman Gamelan, Pengrajin Gamelan, ataupun Gamelan itu sendiri. Saya hanya ingin memperkenalkan budaya Bali kepada dunia secara Virtual Reality, agar mereka memiliki imajinasi dan berkeinginan untuk datang ke Bali demi mempelajari gamelan aslinya, dan merasakan Taksu Bali itu sendiri secara langsung,” tegas Oklan menambahkan.

Perlu waktu 1 bulan untuk dirinya membuat sebuah Game. Terkait Game VR Gamelan Bali, Oklan juga melakukan riset dengan meminta petunjuk kepada para Seniman Gamelan, agar Game yang diciptakan tetap mengacu pada pakem/aturan dalam memainkan Gamelan Bali.

Sebelumnya, ia juga berhasil merancang Game berjudul Gamelan Hit VR Rindik, dan sudah bisa diunduh pada Platform Oculus Store untuk perangkat Oculus Rift/Rift S, dan pada tahun 2021 akan merilis Game simulasi Gangsa Bali VR, Cengceng Bali VR, Gender Bali VR, dan Kendang Bali VR.

Memasuki Era Industri 4.0, para milenial harus bisa menyesuaikan serta mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan budaya asli.

Oleh karena itu, Game VR Gamelan Bali tersebut merupakan sebuah terobosan yang sangat bernilai positif di masa sekarang ini.

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close