Tuesday, 27-07-2021
Bali

Bahas PPLN, Basarnas Dipercaya Sebagai Narasumber

Ket foto: Kegiatan Rakernas SATGAS PPLN di Nusa Dua, Rabu (16/6) (Dok. Basarnas)

Nusa Dua (BBN INDONESIA) – Direktur Operasi dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Brigjen TNI (Mar) Rasman M. Tr. menghadiri Rapat Kelompok Kerja Nasional Capacity Building Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (SATGAS PPLN) selaku narasumber. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Polhukam Republik Indonesia akan berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 18 Juni 2021, bertempat di Hotel Conrad, Nusa Dua, Bali.

Beberapa Kementerian dan Lembaga terlibat dalam SATGAS PPLN, dimana memiliki latar belakang pengetahuan dan pemahaman terkait penanganan pengungsi yang berbeda. Tujuan dari Capacity Building kali ini diharapkan dapat menyeragamkan pemahaman antar anggota SATGAS dalam penanganan pengungsi luar negeri serta untuk mencari permasalahan yang dialami.

Pada kesempatan tersebut Brigjen TNI (Mar) Rasman M. Tr. menyampaikan hal terkait tindak lanjut Peraturan Kepala Basarnas Nomor 9 Tahun 2018. Dalam peraturan itu menekankan tentang penanganan penemuan pengungsi dari luar negeri dalam keadaan darurat di perairan wilayah Indonesia. Munculnya penataan melalui regulasi dilatarbelakangi oleh adanya PERPRES Nomor 125 Tahun 2016.

“Ada beberapa poin penting yaitu asas penyelenggaraan SAR berdasarkan UU No 29 tahun 2014 pasal 3 terkait PPLN yakni kemanusian dan non-diskriminatif,” ungkapnya.

Lebih dari itu, peta kejadian PPLN yang dilakukan oleh tim SAR gabungan mulai dari tahun 2009 hingga 2021, tugas dan tanggungjawab PPLN masuk di dalam kecelakaan kapal dan selanjutnya di koordinasikan dengan Kemenkumham.

“Apabila kapal dalam keadaan mati mesin ataupun kehabisan BBM dan logistik serta bantuan medis maka akan diberikan pertolongan untuk selanjutnya kembali ke negara tujuan,” tandas Direktur Basarnas.

Ia juga menyampaikan bahwa Basarnas telah melakukan uji Peraturan Kepala Basarnas Nomor 9 Tahun 2018 dengan latihan di beberapa Kantor SAR meliputi Aceh, Banten, Kupang, Mataram dan Palembang. (BBN/001/ay/h

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button