Bisnis

Anggota Komisi VI nilai transformasi di BUMN sesuai jalur

Jakarta (BBN INDONESIA) – Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar menilai sebagian BUMN tampak sudah mulai melaksanakan langkah-langkah transformasi secara signifikan dan sesuai jalur, artinya selain membenahi sisi bisnis sebagai entitas perusahaan negara juga tampak mulai serius memberi perhatian tugas sosial di tengah Pandemi.

“Sudah cukup sering saya mengingatkan dan mengkritisi lah secara solutif, agar seluruh entitas BUMN dievaluasi serta dibenahi secara serius. Baik yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, kesehatan, energi dan seterusnya,” ujar Marwan lewat keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Sehingga, lanjut Marwan, mereka tetap mampu bertahan dan tetap memetik keuntungan meskipun di saat pandemi dan pertumbuhan ekonomi yang menurun.

“Kesemuanya mesti bertransformasi secara cerdas di bidangnya,” tukas Marwan.

Menurut Marwan, pilihan bertransformasi bagi kalangan BUMN mesti terus dilanjutkan secara lebih cepat, cerdas, strategis dan terukur dengan tetap melihat fakta lingkungan bisnis, kondisi sosial dan ekonomi yang juga terus bergerak dinamis.

Sebab, bila tidak terus bertransformasi dipastikan kalangan BUMN bakal kalah bersaing dan tidak mendapat kepercayaan di lingkungan bisnis maupun citra di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi beberapa upaya transformasi yang sudah dikerjakan sebagian BUMN dan yang telah berjalan dengan baik.

Sejumlah upaya terkait transformasi seperti tetap melihat ekosistem bisnis, klasterisasi sektor, penggabungan atau mergerisasi bisa diwujudkan secara terukur dan obyektif.

Langkah-langkah strategis tersebut penting diupayakan, tak lain agar pergerakan bisnis segenap BUMN menjadi lebih lincah, efisien, tak berbelit-belit serta kompetitif. Seiring dengan itu, beberapa anak atau cucu usaha BUMN yang merugi terus dan membebani perusahaan induk sudah mendesak atau harus dilikuidasi.

Marwan menyarankan, sejumlah BUMN lainnya di bidang pertanian, pangan, perkebunan, perikanan, keuangan, karya konstruksi, perdagangan, perindustrian, rumah sakit, perhubungan, pariwisata hingga bidang perfilman, perbukuan maupun sektor-sektor usaha atau bisnis lain wajib saling berlomba bertransformasi melalui berbagai bentuk yang rasional secara bisnis, melihat perubahan lingkungan, bertanggungjawab, berkelanjutan secara konsekuen.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close