Sinema

Adegan tersulit di "The Swordsman" menurut Joe Taslim dan Jang Hyuk

Jakarta (BBN INDONESIA) – Aktor Indonesia Joe Taslim dan aktor Jang Hyuk asal Korea Selatan mempunyai pandangan masing-masing tentang adegan tersulit selama syuting film “The Swordsman” di Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Jang Hyuk membocorkan, adegan di akhir film menjadi yang tersulit untuk dia. Saat itu, sang aktor yang memerankan tokoh pendekar pedang terhebat era dinasti Joseon bernama Tae-yul harus bertarung dengan tokoh antagonis bersama Kurutai (diperankan Joe Taslim). Pada pertempuran terakhir itu, mereka harus bergerak secara cepat namun tak disangka ada sedikit masalah yang terjadi.

Dalam setting itu, menurut Jang Hyuk, sosok Kurutai berada di level yang dahsyat dari sisi bela diri dan kecepatannya.

“Adegan aksi bersama Joe, saat itu aku hampir kehilangan semua penglihatanku, tetapi kecepatan Joe sungguh dahsyat. Di adegan yang awalnya ada sedikit kecelakaan (masalah),” ujar Jang Hyuk dalam konferensi pers via daring, Senin.
 

Aktor asal Korea Selatan Jang Hyuk dalam konferensi pers film “The Swordsman” via daring, Senin (12/10/2020). (BBN INDONESIA/Lia Wanadriani Santosa)

Mengenai hal ini, Joe berpendapat, saat itu Kurutai harus memenangkan pertarungan terakhirnya dengan Tae-yul sehingga harus menemukan strategi yang tepat. Joe tak menduga saat itu ada masalah yang menimpa rekannya itu.

“Saat itu kami bergerak sangat cepat dan tak tahu (yang terjadi) pada Jang Hyuk, kami bergerak cepat dan lebih cepat. Kesalahanku, tak cukup berhati-hati,” tutur dia.

Kendati begitu, baik Joe dan Jang Hyuk merasa adegan itu tak terlupakan selama syuting. Jang Hyuk bahkan mengaku lebih dekat dengan Joe gara-gara adegan terakhir itu.

“The Swordsman” berkisah tentang pendekar pedang terhebat sekaligus pengawal dinasti Joseon bernama Tae-yul (Jang Hyuk) yang terpaksa bersembunyi usai jatuhnya Raja Gwanghae. Namun, karena putrinya dibawa pergi, dia terpaksa harus bertarung.

Film yang disutradarai Choi Jae-hoon dan berdurasi 100 menit ini akan tayang akhir Oktober 2020 di Indonesia.

“Ini film yang menarik, ada kisah keluarga seorang ayah mencari putrinya. Aku berharap kalian bisa mendukung film ini. Aku ingin kalian tetap sehat, patuhi protokol Kesehatan,” pesan Joe.

“Film ini soal aksi laga, ada banyak karakter di dalamnya untuk membangun cerita. Lebih dari itu, aku rasa ini film ini sesuatu yang bisa relate dengan penonton. Ceritanya menarik. Aku berharap pesan ini bisa sampai pada kalian,” demikian kata Jang Hyuk.

 


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close